Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan yang membidangi Majelis Tabligh, Masroin Assafani, MA., mengisi Pengajian Bulanan di Mushala Darul Arqom Adzkar, Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Kamis (4/12/2025).
Dalam pengajian yang digelar di mushala pojok Kampung Sendangagung—atau yang dikenal sebagai Kampung Baru Utara SMPM 12—Ustadz Masroin mengulas awal Surah Al-Baqarah. Ia menekankan pembahasan tentang muflihun, yakni orang-orang yang berbahagia karena memiliki salah satu ciri utama: khusyuk dalam menjalankan shalat.
Pria asli Keduyung, Laren, ini juga menjelaskan kepada jamaah Muhammadiyah Sendangagung mengenai ciri-ciri kekhusyukan dalam shalat menurut Ibnu Taimiyah, salah satunya mampu menghindari gangguan pikiran sehingga dapat fokus selama beribadah.
Dengan gaya penyampaian yang ringan, Ustadz Masroin mencontohkan kondisi seseorang yang shalat namun pikirannya terbagi karena meninggalkan pekerjaan rumah.
“Misalnya sebelum shalat panjenengan sedang mengukus ubi. Lalu imamnya lama memimpin shalat dan membaca surat panjang seperti Amma yatasā’alūn. Pasti pikiran panjenengan melayang, takut ubinya gosong, sehingga tidak fokus,” ujarnya disambut gelak tawa jamaah, terutama ibu-ibu Aisyiyah.
Ia kemudian merangkum penjelasannya dengan mengutip Surah Al-Baqarah ayat 5:
‘…وَأُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ’
“…Mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
“Semoga kita tergolong orang-orang yang muflihun,” pungkasnya.
Usai pengajian rutin di mushala yang belum memiliki kubah tersebut, jamaah bersiap menunaikan shalat Isya berjamaah. Ustadz Yusuf Abidin SQ bertindak sebagai imam pada shalat malam itu. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments