Sebanyak 150 penggerak layanan haji dan umrah Muhammadiyah se-Jawa Timur dijadwalkan mengikuti Rapat Koordinasi Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim di Aula Mas Mansur, Ahad (15/2/2026) mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai problematika haji sekaligus merumuskan langkah teknis pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, khususnya dalam lingkup Muhammadiyah Jawa Timur.
Sekretaris LPHU PWM Jatim, Fathul Mufid, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh Wakil Ketua PDM se-Jawa Timur bidang Haji dan Umrah, pengurus LPHU PDM, pengurus KBIHU PDM, serta petugas haji KBIHU tahun 2026 yang meliputi Ketua Rombongan, Ketua Regu, dan Pembimbing Ibadah.
“Rakor ini menjadi momentum konsolidasi dan penyamaan persepsi agar pembinaan dan pelayanan jamaah haji berjalan lebih tertata dan profesional,” ujarnya.
Dalam daftar susunan acara yang diterima PWMU.CO, Ketua LPHU PWM Jatim, Dr. H. Sam’un, M.Ag, dijadwalkan menyampaikan sambutan sekaligus pemaparan arah kebijakan pembinaan haji di tingkat wilayah.
Kegiatan ini akan dibuka secara resmi oleh Ketua PWM Jatim Prof. Dr. H. Sukadiono, MM.
Pengarahan khusus juga akan diberikan Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, MAP, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji. Prianyang juga menjabat Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu akan menyampaikan perspektif kebijakan dan tantangan penyelenggaraan haji secara nasional.
Pada sesi Materi I bertema “Problematika Haji”, peserta akan mendapatkan paparan dari Ketua LPHU PP Muhammadiyah, Drs. H. Muhammad Ziyad, M.Ag.
Ziyad akan mengulas berbagai persoalan aktual, mulai dari regulasi, kesiapan pembinaan jamaah, hingga dinamika kebijakan haji yang terus berkembang.
Sesi ini juga menghadirkan Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Mohammad As’adul Anam, M.Ag, yang akan menjelaskan kesiapan dan koordinasi pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
Memasuki sesi Materi II bertema “Pelaksanaan Haji”, Wakil Ketua PWM Jatim, Dr. H. Syamsudin, M.Ag, bersama Ketua LPHU PWM Jatim, Dr. H. Sam’un, M.Ag, akan membahas strategi teknis pembinaan jamaah dan penguatan peran petugas haji.
Selain itu, perwakilan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Arab Saudi akan memberikan gambaran langsung situasi pelayanan dan koordinasi di Tanah Suci.
Sebagai penutup, Materi III (15.00–16.00 WIB) akan diisi oleh Ketua dan Wakil Ketua LPHU PWM Jatim. Sesi ini menjadi ruang konsolidasi internal untuk merumuskan rekomendasi dan langkah konkret hasil rakor.
Fathul Mufid mengungkapkan, melalui rapat koordinasi ini, LPHU PWM Jatim ingin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan haji yang profesional, terkoordinasi, dan berorientasi pada kemabruran jamaah.
“Rakor ini diharapkan menghasilkan kesepahaman dan sinergi kuat antara unsur wilayah, daerah, hingga petugas lapangan dalam menyongsong musim haji 2026,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments