Kegiatan Baitul Arqom bagi siswa kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tulangan, Abdillah Adhi SE, pada Senin hingga Rabu (23–25/2/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Lantai 3 SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Sidoarjo.
Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Agus Kholil MPdI, menjelaskan bahwa jumlah peserta Baitul Arqom tahun ini mencapai 220 siswa. Rinciannya, sebanyak 111 siswa kelas XI dan 109 siswa kelas X.
“Pelaksanaan Baitul Arqom diawali oleh kelas XI pada Senin–Selasa (23–24/2/2026), kemudian dilanjutkan kelas X pada Rabu–Kamis (25–26/2/2026),” jelas guru Pendidikan Agama Islam tersebut.
Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung para siswa diantar orang tua ke sekolah dan dijemput kembali keesokan harinya. Selama mengikuti Baitul Arqom, siswa mendapatkan berbagai materi dan penguatan pemahaman keislaman. Untuk menjaga fokus, seluruh telepon genggam siswa dikumpulkan, dan setiap kelompok didampingi satu guru pembimbing.
Agus Kholil berharap seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan Baitul Arqom dengan penuh keikhlasan dan semangat menuntut ilmu.
“Tidak boleh ada rasa terpaksa, agar ilmu yang diperoleh dapat diserap dengan baik dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Hartatik SPd, menyampaikan bahwa tema Baitul Arqom tahun ini adalah “Ramadan Glow Up, Bersinar dengan Ibadah dan Akhlak Mulia.” Menurutnya, selama kegiatan siswa ditempa melalui latihan kemandirian, kebersamaan, dan suasana kekeluargaan.
“Materi yang diberikan meliputi hakikat puasa, hal-hal yang merusak akidah, keajaiban sedekah, pergaulan remaja muslim, serta materi keagamaan lain yang relevan dengan kehidupan siswa,” jelas Hartatik.
Ia menegaskan bahwa Baitul Arqom merupakan kegiatan wajib bagi seluruh siswa. Bagi siswa yang berhalangan hadir, sekolah menyiapkan tugas pengganti. Selain itu, sertifikat Baitul Arqom 1447 H akan diberikan kepada siswa yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan tepat waktu.
“Selama kegiatan berlangsung, siswa wajib menaati tata tertib sekolah dan mengikuti seluruh sesi materi. Jika terjadi pelanggaran, sanksi akan diberikan sebagai bentuk penegakan disiplin,” tegas kepala sekolah dua periode tersebut.
Hartatik juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan Baitul Arqom kelas X dan XI, serta persiapan kegiatan Darul Arqom kelas XII yang direncanakan berlangsung pada Jumat–Sabtu (27–28/2/2026) di Batu, Malang.
Ibadah yang Berkualitas
Dalam sambutan dan arahannya, Ketua PCM Tulangan, Abdillah Adhi SE, mengingatkan para siswa untuk memaknai Ramadan sebagai bulan penghapus dosa. Ia mengajak seluruh siswa mengisi Ramadan dengan ibadah yang berkualitas dan menjauhi perbuatan yang dapat mengurangi nilai puasa.
“Puasa dan salat tarawih merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Karena Ramadan hanya datang setahun sekali, mari kita jaga dengan amal ibadah terbaik agar di bulan Syawal dosa-dosa kita dihapuskan oleh Allah SWT,” pesannya.
Abdillah Adhi juga mengingatkan pentingnya sedekah, menahan amarah, dan mudah memaafkan, sebagaimana kandungan dalam Surah Ali Imran ayat 134. “Jika ingin mendapatkan puasa terbaik, lakukanlah amalan-amalan tersebut secara istiqamah,” tandasnya.
Menutup sambutannya, Abdillah Adhi secara resmi membuka kegiatan Baitul Arqom siswa kelas X dan XI. “Dengan memohon izin Allah SWT, kegiatan Baitul Arqom resmi saya buka. Semoga membawa keberkahan dan peningkatan iman serta takwa bagi seluruh siswa,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments