Suasana riuh Festival Anak Shaleh Muhammadiyah (Fashmu) 2 di Gedung At-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Sabtu (4/10/2025), tiba-tiba semakin semarak.
Aroma kuah bakso yang gurih tercium di udara. Di sudut halaman, sebuah truk berwarna oranye bertuliskan Lazismu Jatim Food Truck tampak disamping gedung.
Kemudian tim Lazismu Jatim sibuk melayani antrean panjang peserta dan panitia.
Ya, Karjiman—singkatan dari Kendara Saji Makanan—kembali beraksi. Unit andalan Lazismu Jawa Timur ini hadir membawa misi sederhana tapi bermakna: menghadirkan kehangatan dan kebahagiaan lewat sajian makanan gratis bagi seluruh peserta Fashmu 2.
Sejak pukul 10.00 WIB, tim Bakso Lazismu sudah bersiap. Asap dari panci besar mengepul, menandai dimulainya aksi berbagi ini. Sekitar pukul 11.30 WIB, giliran tim dari Lazismu Jatim datang membawa tambahan menu nasi kotak berlogo Lazismu Jatim yang rapi dan menggoda selera.
“Lazismu menyiapkan 1000 porsi bakso dan 1400 nasi kotak khusus untuk peserta, pendamping, dan panitia Fashmu 2,” ujar Adityo Yudono, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Jatim, sambil tersenyum memantau jalannya pembagian.
Bagi Lazismu, kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan, tapi juga menyebarkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah suasana festival keislaman anak-anak Muhammadiyah.
Kehadiran Karjiman pun menjadi magnet tersendiri. Tidak hanya peserta anak-anak yang tampak gembira menikmati bakso hangat di bawah tenda, tetapi juga para pendamping dan panitia yang tak kalah antusias.
Bahkan, Dr. Sholihin Fanani, MPSDM, Wakil Ketua PWM Jatim, ikut menyambangi Bakso Lazismu. Ia tampak mencicipi semangkuk bakso, lalu tersenyum puas.
“Baksonya mantap,” ujarnya singkat, disambut tawa dan tepuk tangan dari panitia.
Sementara itu, Bahrul Ulum, asal Gresik, mengaku senang dengan layanan tersebut. “Alhamdulillah, rasanya enak dan mengenyangkan. Ini pertama kali saya coba bakso Lazismu, ternyata lezat!” tuturnya sambil memegang mangkuk yang hampir kosong.
Suasana kebersamaan itu menggambarkan betapa kegiatan sederhana bisa menghadirkan keceriaan luar biasa. (*)







0 Tanggapan
Empty Comments