Rangkaian kegiatan Pelatihan Instruktur Dasar Nasional (PIDNAS) 2025 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Gresik ditutup dengan agenda city tour pada Ahad (16/11/2025) tepat sebelum acara penutupan resmi dimulai.
Kegiatan ini menjadi momen relaksasi sekaligus penguatan kebersamaan bagi para peserta setelah mengikuti proses perkaderan intensif selama lima hari.
Pada agenda city tour tersebut, peserta diajak mengunjungi dua destinasi khas Kabupaten Gresik, yaitu Bale Gede Pulopancikan dan Alun-Alun Gresik.
Kunjungan pertama dilakukan di Bale Gede Pulopancikan, kawasan budaya dan perkampungan nelayan yang menyajikan suasana tradisional pesisir.
Para peserta menikmati panorama laut, berinteraksi dengan warga sekitar, serta mengabadikan kebersamaan di atas dermaga kayu yang menjadi ikon lokasi tersebut. Suasana hangat di tepi laut menjadi ruang jeda yang mempererat solidaritas antarpeserta dari berbagai cabang IMM.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Alun-Alun Gresik, salah satu ikon ruang publik kota. Di lokasi ini, para peserta tidak hanya menikmati suasana kota, tetapi juga mencicipi berbagai jajanan khas daerah.
Mulai dari camilan ringan hingga makanan lokal, seluruh peserta tampak antusias merasakan pengalaman kuliner yang menambah keseruan city tour hari itu. Momen santai tersebut menjadi ruang refleksi sebelum mereka kembali mengikuti agenda penutupan.
Kegiatan city tour ini menjadi sarana penting dalam mengenalkan karakter budaya Gresik kepada peserta, baik dari dalam maupun luar daerah. Peserta eksternal mendapatkan pengalaman baru mengenal identitas Kota Santri.
Sementara itu, peserta internal memiliki kesempatan untuk lebih menghargai potensi daerahnya sendiri.
Salah satu peserta eksternal dari PC IMM Tegal, Immawati Lutfiatun Rahma Almujahidah, turut membagikan pengalamannya.
“Sebagai peserta dari luar Gresik, saya senang ketika diajak berkeliling ke beberapa destinasi yang ada di Gresik, mulai dari pelabuhannya yang membuat saya kagum untuk pertama kalinya melihat kapal yang sedang mengangkut batu bara, hingga Alun-Alun Gresik dengan bangunan dan tata ruang yang khas dan berbeda dari yang biasa saya lihat,” ujarnya.
Ia juga membagikan kesannya.
“Bagi saya, city tour ini menjadi momen berharga. Meski rutenya sederhana dan tak banyak lokasi yang kami singgahi, tetapi kesannya tetap melekat,” tambahnya.
Ketua Umum PC IMM Gresik, Immawan Egie Febriyota Yudhi M.Pd juga memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan city tour sebagai bagian dari proses pembelajaran kultural bagi kader.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader tidak hanya pintar secara teoritis di dalam ruangan, tetapi juga menjadi pemuda yang melek wisata, mencintai budayanya, dan turut serta mempromosikan kekayaan lokal Gresik,” tuturnya.
Sementara itu, peserta internal PC IMM Gresik, Immawati Dwi Rosita Maulidiyah, mengungkapkan kesan mendalam dari kegiatan tersebut.
“Perjalanan kami menjadi pengalaman yang menghadirkan keteduhan batin. Rasanya setiap langkah selama perjalanan itu justru mengembalikan secercah ketenangan dan kegembiraan dalam diri saya. juga dalam kegiatan ini saya sebagai warga asli gresik menjadi tahu, ternyata masih banyak destinasi ataupun tempat-tempat yang belum saya kunjungi.”
Secara keseluruhan, agenda city tour ini memberikan pengalaman berharga karena tidak hanya memperkenalkan budaya dan ruang publik Gresik, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antar peserta dari berbagai cabang IMM.
Suasana akrab dan penuh keceriaan menjadi penutup manis sebelum PIDNAS 2025 PC IMM Gresik resmi ditutup pada sore harinya.






0 Tanggapan
Empty Comments