Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bangkitkan Kenangan Masa Kecil Bersama Alam, Guru PAUD se-Kabupaten Gresik Ikuti Workshop Green Learning di SDMM

Iklan Landscape Smamda
Bangkitkan Kenangan Masa Kecil Bersama Alam, Guru PAUD se-Kabupaten Gresik Ikuti Workshop Green Learning di SDMM
Dhian Gowinda Luh Safitri, S.Pd, M.Ed saat menjadi pemateri workshop Ecolitercy & Green Learning bersama guru PAUD se-kabupaten Gresik di SDMM (Elisyah Susanty/PWMU.CO)
pwmu.co -

berbagai inovasi pembelajaran. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Workshop Green Learning yang diikuti oleh guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Gresik. Kegiatan ini digelar di SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) dan berlangsung dengan penuh antusiasme, Selasa (27/1/2026).

‎Bertempat di aula lantai 4 SDMM, kegiatan workshop mengundang pemateri dari salah satu Dosen Pendidikan Anak Usia Dini Di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dhian Gowinda Luh Safitri, S.Pd, M.Ed.

‎Hadir diantara guru KB (Kelompok Bermain) dan TK yang tergabung dalam kelompok besar PAUD, Ia mengisi acara yang bertemakan “Mengembangkan Ekosistem Belajar Berbasis Alam & Pendidikan Lingkungan (Green Learning).”

‎Workshop ini dirancang untuk mengajak para guru PAUD melakukan refleksi masa kecil mereka yang lekat dengan alam.

Melalui pendekatan tersebut, para peserta diajak kembali mengingat pengalaman bermain di luar ruangan, berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar, serta merasakan pembelajaran kontekstual yang alami dan menyenangkan. Refleksi ini diharapkan mampu menginspirasi guru dalam merancang pembelajaran ramah lingkungan bagi anak – anak didik mereka.

‎Kepala SDMM, Atik Amelia, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa konsep Green Learning menjadi sangat relevan di tengah tantangan zaman modern, di mana anak – anak semakin akrab dengan gawai dan aktivitas dalam ruangan.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting untuk mengembalikan keseimbangan antara teknologi dan pembelajaran berbasis alam, terutama pada jenjang PAUD yang menjadi fondasi pembentukan karakter.

‎”Penerapan Green Learning di sekolah bukan hanya trend saat ini tapi sudah menjadi kebutuhan,” ujarnya.

Konsep Green Learning

‎Selama workshop yang berlangsung pada pukul 08.30 WIB para guru mendapatkan materi tentang konsep Green Learning, strategi penerapannya dalam pembelajaran PAUD, serta contoh praktik sederhana yang dapat diterapkan di sekolah masing – masing.

Mulai dari pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media belajar, kegiatan berkebun, hingga eksplorasi alam sekitar sebagai sarana pengembangan motorik, kognitif, dan sosial emosional anak.

‎”Mengapa harus dimulai dari PAUD?” tanya Winda panggilan akrab Dhian Gowinda Luh Safitri, S.Pd, M.Ed. Ia menegaskan ada 3 hal penting yang menjadi fokus alasan Green Learning dimulai dari PAUD yaitu anak – anak masuk masa Golden Age, Afeksi Utama, dan Dalam jangka panjang.

‎Melalui workshop ini, diharapkan guru PAUD se-Kabupaten Gresik semakin termotivasi untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap alam sejak dini. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu