Search
Menu
Mode Gelap

Bazar Takjil Ramadhan Disambut Gembira Warga Desa Keduyung

Bazar Takjil Ramadhan Disambut Gembira Warga Desa Keduyung
pwmu.co -
Salah satu penjual, Umi Hanik (kanan), tampak melayani pembeli. (Slamet Hariadi/PWMU.CO)

PWMU.CO Sepanjang jalan di depan deretan toko-toko Pasar Pon Desa Keduyung, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan setiap sore sampai menjelang Maghrib tampak dipadati masyarakat Keduyung dan sekitarnya. Mereka asyik bertransaksi dalam Bazar Takjil Ramadhan 1440 H yang dibuka sejak empat hari yang lalu.

Kegiatan itu direspon positip oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta disambut antusias masyarakat. Seperti tampak pada Ahad (12/5/19) sore. Sebanyak 13 stan yang disediakan panitia terisi penuh dan dipadati pengunjung.

Aneka menu buka puasa ini bisa dijumpai di sepanjang stan yang menjual berbagai jenis makanan dan minumum berbuka puasa. Mulai rawon, cumi-cumi, balungan, kutuk lodeh, pepes, burung rica-rica, otak-otak bandeng, sate usus, telur puyuh bacem, bihun, es podeng, susu kedelai, es cendol, es buto ijo, es kopyor, dan berbagai macam lauk-pauk dan sayuran.

Ketua Panitia Nur Hakim Mpd mengatakan, bazar takjil ini akan digelar sampai akhir Ramadhan. “Ini merupakan hiburan dan ajak silaturahmi. Setelah sibuk dengan agenda masing-masing, masyarakat bisa bertemu di lokasi bazar dan bisa mencairkan suasana setelah perhelatan pemilu,” ujarnya.

Kepada PWMU.CO Ely Sulistiatin yang menempati stan 11 menelaskan jika biasanya buka stan pukul 15.30 WIB hingga menjelang berbuka. “Tiga hari ini daganganku laris manis,” ucapnya dengan senyuman yang mengembang.

Ely sangat senang dengan adanya bazar takjil ini. “Karena dapat tambahan penghasilan,” ucapnya. Dia berharap pada panitia penyelenggara, agar Ramadhan tahun depan bisa diadakan lagi.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Hal senada juga dirasakan oleh Nur Choiriyah, “Alhamdulillah lumayan bisa buat dapur ngepul. Kebutuhan sehari-hari terpenuhi dari jualan takjil. Ini berkah Ramadhan,” katanya.

Sementara itu, Maslachul Mahcbubah Amd Keb sangat senang dengan adanya acara ini, karena tidak perlu repot-repot masak untuk berbuka. “Semua sudah tersedia lengkap di sini,” tutur bidan yang bekerja di Klinik Muhammadiyah Keduyung ini.

Pukul 17.30. WIB, para pedagang takjil sudah bersiap-siap membereskan dagangannya. Terlihat dagangan mereka laris manis. Hanya tersisa sedikit sisa di beberpa meja dagangan. (Slamet Hariadi)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments