Gramedia Goes to Campus di UMM
Dalam paparannya, Luluk HF mengatakan bahwa penulis pemula perlu memiliki mindset yang kuat dan tidak berekspektasi berlebihan dalam karya-karya yang sudah dibuat. Yang terpenting adalah bagaimana penulis dapat berkomitmen untuk terus berkarya dan memberikan dampak.
Salah satu cara yang biasa ia buat adalah dengan menyusun tangga pencapaiaan diri. Dengan begitu, para penulis, terutama pemula, bisa mengetahui seberapa jauh mereka sudah melangkah dan mengetahui arah masa depannya.
“Semangat yang naik turun itu wajar karena manusia tidak setiap hari bahagia. Maka dari itu, kita harus memahami diri sendiri. Jika sedang ada diposisi surut, jangan terlalu memaksakan diri untuk menulis. Tenangkan diri telebih dulu hingga suasana membaik sehingga setelah itu kita bisa mencoba menulis kembali,” ujarnya memberi tips agar dapat konsisten menjadi seorang penulis.

Di sisi lain, Direksi Gramedia Heri Darmawan mengatakan pihaknya memang memiliki visi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka dari itu, timnya datang ke kampus UMM untuk memberikan kontribusi dan memberikan dampak baik, utamanya dalam bidang pendidikan.
“Semoga program ini benar-benar bisa memberikan pencerahan dan membuka jalan kesuksesan bagi para anak muda,” katanya berharap.
Hal serupa juga disampaikan Rektor UMM Nazaruddin Malik. Menurutnya, agenda hasil kolaborasi UMM, Gramedia, dan Bank Danamon ini sangat insightful. Ada banyak hal baru yang mungkin belum mahasiswa tahu.
“Saya senang sekali kalau ada event-event yang fokusnya pada pengembangan karir di masa depan, termasuk pentingnya menulis. Tugas saya tentu menyemangati dan mewadahi generasi muda, khususnya UMM, untuk selalu terbuka pikirannya. Selain itu juga mendukung peningkatan tingkat literasi generasi muda,” tegasnya. (*)
Penulis Hassan Al Wildan Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments