Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Beginilah Kerja Jurnalis Cilik Sekolah Saat Tugas Liputan di Lapangan

Iklan Landscape Smamda
Beginilah Kerja Jurnalis Cilik Sekolah Saat Tugas Liputan di Lapangan
pwmu.co -
Wildan/pwmu.co
Jurnalis SD Muhlas mewawancarai tukang becak saat tugas liputan.

PWMU.CO-Peserta ekstrakurikuler jurnalistik SD Muhammadiyah 11 Dupak Surabaya (SD Muhlas)  mendapat tantangan untuk liputan lapangan usai pertemuan kelas, Kamis (20/9/2018).

Ada enam siswa yang sebagian besar kelas 6 yang ikut kegiatan ini. Mereka itu Wildan Bayu Puji Pratana, Muhammad Javier Farrel , Samir, Najla Firstlyana, Firqa Azila, dan Kamilia Azzahra Syamsi. Siswi terakhir itu kelas 5. Topik liputannya, nasib tukang becak setelah munculnya ojek online.

Awalnya mereka kaget mendapat tugas liputan padahal merasa belum menguasai materi jurnalistik. Seperti dikatakan Wildan Bayu Puji Pratama mengaku terkejut dan bingung ditugasi wawancara narasumber di lapangan. Maklum ini kegiatan pertama kali.

”Tiba-tiba pembina ekstra  memanggil saya dan menyuruh liputan video pakai HP,” kata Wildan. Kemudian menjadi tenang setelah pembina memberitahu tugas dan cara peliputannya. Akhirnya mereka paham apa yang harus dilakukan di lapangan.

Mereka menyebar  mencari narasumber. Berbagi tugas. Ada yang wawancara, ada yang merekam video. Ada dua tukang becak yang diwawancarai. Namanya Syaiful dan Sodik yang sehari-hari mangkal dekat sekolah.

Setelah liputan Muhammad Javier Farrel  menceritakan, tukang becak itu sehari dapat tiga penumpang. Pendapatannya hanya Rp 20 ribu. ”Warga jarang naik becak karena lebih suka pesan ojek online yang lebih cepat dan murah,” katanya.

Disebutkan, ada beberapa guru yang memilih ojek online untuk antar jemput. Begitu juga ada dua sampai tiga orangtua siswa memesankan ojek saat tidak bisa menjemput anaknya.

Digambarkan juga, ada warung kopi dekat sekolah yang dijadikan pangkalan ojek online yang bersaing dengan pangkalan becak.

Guru pembimbing  Murriyono menjelaskan, tugas liputan ini merupakan materi penilaian. “Selain diajari cara menulis berita dan memfoto, juga liputan lapangan dengan observasi dan kepekaan terhadap masalah sosial,” tuturnya

Observasi dan kepekaaan masalah sosial di sekelilingnya, sambung dia, menjadi penilaian bagi peserta ekstra jurnalistik di semester ini. (Kamilia Azzahra Syamsi)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu