Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Beginilah Keseruan Pelatihan dan Sertifikasi Guru Al-Quran di SD Muhita

Iklan Landscape Smamda
Beginilah Keseruan Pelatihan dan Sertifikasi Guru Al-Quran di SD Muhita
pwmu.co -
Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Guru Al-Qur’an di Aula Kampus 1 SD Muhita. (Muhammad Arief/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pelatihan dan Sertifikasi Guru Al-Quran (PSGA) telah terlaksana di aula kampus 1 SD Muhammadiyah 01 Tanggul pada hari Rabu dan Kamis (09-10/07/2025).

Acara ini dihadiri oleh dua narasumber yang luar biasa, yakni Mashuda SPd dan Dr Dody Tisna Amijaya MPd selaku trainer guru al-Quran dari Wafa Indonesia.

Acara ini juga dihadiri oleh bendahara PDM Jember Ir H M Ali Maksum, dan ketua Majelis Dikdasmen PCM Tanggul H Hari Subagyo M MPd di hari pertama.

Peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah bapak ibu guru dari KB, TK, SD, dan SMP di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM Tanggul, Jember.

Pembukaan pelatihan dibuka oleh kepala SD Muhita, Nur Sabaha SThI MPdI. Pada saat awal pelatihan, Dody mengarahkan para peserta pelatihan dengan lagu.

Para peserta dibagi dalam enam kelompok. Setiap kelompok kemudian diberi waktu beberapa menit untuk membuat nama kelompok dengan yel-yel khasnya. Ketika waktu habis, setiap kelompok maju satu-persatu menampilkan yel-yel diikuti tepuk tangan peserta yang lain.

Gelak tawa bergemuruh saat penampilan kelompok “Walid”, karena hanya diisi oleh bapak-bapak guru dari SD dan SMP. Sedangkan, kelima kelompok lainnya diisi oleh ibu-ibu guru.

Setelah menampilkan yel-yel dari masing-masing kelompok, peserta mempraktikkan irama khas Wafa, yakni Irama Hijaz. Dody mengoreksi beberapa kesalahan peserta saat membaca al-Quran lewat presentasi dengan metode klasikal.

“Ada 5P dalam metode Wafa, apa saja? pembukaan, pengalaman, pengajaran, penilaian, dan penutupan,” jelas Dody sambil diiringi lagu dan peserta menirukan. Lalu menjelaskan masing-masing tahapan tersebut beserta mekanismenya.

Pada hari kedua Mashuda menjelaskan bahwa ada empat buku dalam metode Wafa. Buku 1 menjelaskan pengenalan huruf tunggal dan huruf sambung bacaan 1 harakat.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Buku 2 tentang pengenalan bacaan panjang 1 alif, kasrah, dhammah, dan tanwin. Buku 3 tentang pengenalan bacaan sukun dan tasydid. Sedangkan, buku 4 tentang pengenalan ghunnah dan fawatihus shuwar. Selain itu, terdapat buku pengenalan Tajwid dan Gharib.

“(Guru) perlu Tiwasgas, teliti, waspada, dan tegas. Tegas bukan berarti anak disalahkan. Masa mengaji disalahkan? Bukan disalahkan, tapi dibetulkan,” jelas Mashuda.

Yang kedua guru perlu menjaga kebiasaan membaca al-Quran. “Al-Quran wajib dibaca secara tartil”.

Dia menambahkan bahwa kita juga tidak boleh otodidak dalam membaca al-Quran, karena Rasulullah setiap bulan Ramadhan membiasakan tasmi’ dengan Malaikat Jibril. Maka dari itu setiap bulan Ramadhan diadakan tadarus al-Quran.

“Ada yang membaca dan ada yang menyimak, bukan membuat majelis sendiri,” jelasnya. Mashuda menekankan membaca al-Quran secara tartil, bukan mementingkan kecepatan.

Dody kemudian melanjutkan menjelaskan mekanisme penilaian, RPP, pengujian kenaikan tingkat. Dilanjutkan dengan tanya jawab dengan peserta. Diselingi juga dengan video motivasi sebagai penyemangat para peserta pelatihan.

Seluruh peserta saling bersalaman dan berpelukan di sesi akhir video motivasi diiringi dengan tangis haru sebagai wujud saling memotivasi antar guru al-Quran.(*)

Penulis Muhammad Arief Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡