Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar dari Doa Nabi Ibrahim: Khutbah Idul Adha PCM Wonocolo

Iklan Landscape Smamda
Belajar dari Doa Nabi Ibrahim: Khutbah Idul Adha PCM Wonocolo
pwmu.co -
M Mariadi SKep Ns MKep ketika menyampaikan khutbah (Danish/PWMU.CO)

PWMU.CO – Salat Idul Adha 1446 H yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonocolo Surabaya di JX International (Jatim Expo) pada Jumat (6/7/2025) berlangsung khidmat.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, M Mariadi SKep Ns MKep mengangkat pesan penting dari doa Nabi Ibrahim as.

Dalam khutbahnya, Mariadi mengurai tiga permintaan Nabi Ibrahim kepada Allah yang tercatat dalam Al-Quran sebagai kunci kesuksesan hidup dunia dan akhirat.

“Permintaan pertama Nabi Ibrahim adalah ‘Ya Allah, berikanlah aku ilmu.’ Ilmu adalah fondasi kesuksesan,” ujarnya.

Dia mengingatkan bahwa siapa pun yang ingin sukses, baik di dunia maupun akhirat, harus memegang ilmu. “Rasulullah juga menekankan, siapa ingin dunia harus dengan ilmu, akhirat dengan ilmu, dan dua-duanya pun dengan ilmu,” tegasnya.

Mariadi mencontohkan pentingnya ilmu dalam membentuk kesadaran keagamaan. Ia menceritakan tentang seorang jamaah yang bekerja sebagai cleaning service dengan gaji hanya Rp2,2 juta per bulan, tapi tetap rajin salat berjamaah di masjid dan rutin berkurban selama dua tahun berturut-turut.

“Karena hatinya telah dibuka oleh Allah dengan ilmu dan hidayah,” katanya.

Permintaan kedua Nabi Ibrahim, lanjut Mariadi, adalah agar selalu bersama orang-orang saleh. Ia mengisahkan tentang Uqbah bin Mu’id yang awalnya masuk Islam, namun murtad karena bergaul dengan orang-orang kafir.

“Lingkungan itu sangat menentukan,” katanya mengingatkan.

Yang ketiga, doa Nabi Ibrahim adalah agar menjadi lisan yang baik setelah kematian. “Nabi Ibrahim tidak meminta dikenang semasa hidupnya, tapi setelah wafatnya. Dan terbukti, hingga kini jutaan manusia mengenang namanya setiap musim haji dan Idul Adha,” jelasnya.

Di akhir khutbah, Mariadi mengajak jamaah untuk mencatatkan nama mereka dalam barisan kebaikan.

“Kalau punya tenaga, sumbangkan tenaga. Kalau punya ilmu, berikan ilmu. Kalau punya harta, sisihkan untuk kebaikan. Kalau punya kekuasaan, gunakan untuk menegakkan keadilan,” ujarnya.

Suasana Salat Idul Adha PCM Wonocolo (Danish/PWMU.CO)

Khutbah ditutup dengan doa panjang untuk memohon kekuatan dalam menjalankan syariat Islam, menjauhi kemaksiatan, dan dikaruniai husnul khatimah. “Semoga kalimat terakhir yang keluar dari lisan kita adalah laa ilaaha illallah,” pungkasnya. (*)

Penulis M Tanwirul Huda Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu