Self development menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja. Karena itu, SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menggelar kegiatan Kawula17 x AIESEC Goes to School sebagai wadah pengembangan diri bagi siswa, khususnya kelas X.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/9/2025) di Hall Smamita ini mengajak para siswa untuk mengerjakan worksheet bertema problem solving. Salah satu panitia AIESEC Indonesia, Ziyad, menjelaskan bahwa Kawula17 bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
“Kami ingin siswa-siswi Smamita, terutama kelas X, memiliki kemampuan critical thinking untuk menyelesaikan masalah. Karena itu, kami menyediakan worksheet yang dikerjakan secara berkelompok, dengan satu kelompok didampingi oleh satu trainer,” ungkap Ziyad.
Worksheet tersebut berisi isu-isu aktual, terutama permasalahan lingkungan yang krusial di masa kini. Para siswa diminta mencari solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Di akhir sesi, setiap kelompok akan melakukan voting untuk menentukan solusi yang paling memungkinkan direalisasikan,” tambah Ziyad.
Sebagai informasi, AIESEC merupakan organisasi pemuda yang bergerak di bidang self development, student exchange, dan kegiatan sosial baik di dalam maupun luar negeri. Program AIESEC Goes to School menjadi salah satu inisiatif AIESEC Indonesia untuk mendukung pengembangan diri pelajar di sekolah. Sementara itu, Kawula17 merupakan program Yayasan PP17 yang bekerja sama dengan AIESEC untuk melatih sekaligus membangun karakter generasi muda, khususnya siswa kelas X yang baru lulus dari SMP.
Harapannya, kegiatan ini dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam menanggapi isu-isu aktual, terutama terkait lingkungan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments