Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar Lebih Bermakna, Workshop Deep Learning Ajak Guru Muhammadiyah Brondong Berinovasi

Iklan Landscape Smamda
Belajar Lebih Bermakna, Workshop Deep Learning Ajak Guru Muhammadiyah Brondong Berinovasi
pwmu.co -
Workshop deep learning untuk guru Muhammadiyah se-Cabang Brondong (Ma’in/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sebanyak 159 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, kepala madrasah, dan guru Muhammadiyah se-Cabang Brondong mengikuti Workshop Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal PCM Brondong, bertempat di lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Brondong, Senin (28/7/2025).

Acara tersebut menghadirkan Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Jawa Timur Dr Isa Iskandar SSi MPd. Mengawali acara Workshop Deep Learning dan KBC, terlebih dahulu dilakukan opening ceremony dengan berbagai sambutan.

Sambutan disampaikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Brondong Abdul Mustajab SPdI, Wakil Ketua PCM Brondong Koordinator Majelis Dikdasmen dan PNF serta MPID Muja’far MPd dan Ketua PCM Brondong Drs Mat Iskan.

Usai opening ceremony, acara dilanjutkan dengan sesi inti, yaitu Workshop Deep Learning dan KBC yang dipaparkan oleh Dr Isa Iskandar SSi MPd. Pemaparan ini disambut antusias oleh para peserta.

Mengawali penyampaian materi, Isa Iskandar mengajak para peserta untuk merelaksasi sejenak dengan berdiri dan sedikit menggerakkan tangan mereka.

Kemudian, pemateri menjelaskan bahwa deep learning dalam konteks pendidikan adalah pendekatan pembelajaran yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa melalui pengalaman belajar yang lebih mendalam dan bermakna. Dalam pendidikan, deep learning menekankan pada pemahaman konsep, penguasaan kompetensi, dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

“Konsep Deep Learning dalam pendidikan adalah pemahaman mendalam, yaitu mendorong siswa untuk tidak hanya menghafal informasi, tetapi memahami konsep secara mendalam dan mampu mengaitkannya dengan pengalaman nyata,” jelasnya.

“Adapun pembelajaran bermakna dalam deep learning yaitu berupaya membuat pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan siswa, sehingga mereka dapat melihat bagaimana materi yang dipelajari berhubungan dengan pengalaman mereka sendiri,” ucapnya.

Kemudian, Bapak dan Ibu guru peserta workshop dijelaskan oleh narasumber tentang prinsip pembelajaran dalam deep learning, yakni bermakna, menggembirakan, dan berkesadaran. Adapun pengalaman belajar yang diharapkan meliputi tiga hal, yaitu merefleksikan, mengaplikasikan, dan memahami.

Delapan dimensi profil lulusan pun tidak luput disampaikan oleh pemateri, yakni keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

Di akhir pemaparan materi, narasumber memberikan contoh bagaimana cara mengajar dengan pendekatan deep learning. Harapannya, para peserta dapat menerapkan proses pembelajaran dengan pendekatan ini di lembaga pendidikan masing-masing.

Penulis Ma’in Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu