Siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) kembali mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional. Enam siswa kelas XII berhasil meraih Gold Medal kategori Social Science dalam ajang Indonesia International Invention Expo (IIIEX) 4th 2025 yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Politeknik Negeri Semarang, Jumat-Selasa (8–12/8/2025).
Ajang bergengsi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan beragam karya inovasi, mulai dari teknologi, pendidikan, hingga sosial. Prestasi Smamda Surabaya menjadi bukti bahwa siswa SMA mampu melahirkan ide segar yang tidak kalah dengan inovasi mahasiswa.
Inovasi Matematika dalam Game Roblox
Tim yang diketuai Muhammad Rezvan Chauzar menghadirkan karya berjudul “Roblox as Digital Education Platform of Mathematics for Junior High School Students.” Melalui aplikasi game populer Roblox, mereka menyulap pelajaran matematika—khususnya materi aljabar—menjadi pengalaman belajar yang seru, interaktif, sekaligus menantang.
Rezvan menjelaskan, dalam pembuatan game ini terdapat tiga aspek utama yang diperhatikan. “Pertama, 3D modelling untuk menghadirkan estetika lingkungan dan map game yang menarik. Kedua, logika programming dengan bahasa Lua agar game berjalan interaktif. Ketiga, penyampaian materi pelajaran yang kami desain supaya bisa mempersuasi pemain untuk belajar melalui gamifikasi konsep-konsep matematika,” paparnya.
Ia mengakui, tantangan terbesar justru terletak pada penerapan konsep matematika ke dalam Roblox. “Kami harus memikirkan bagaimana membuat game yang unik dan berbeda dari game matematika lain, sehingga pemain tidak hanya belajar, tapi juga merasa betah bermain,” tambahnya.
Perjuangan Penuh Tantangan
Meskipun persiapan lomba berlangsung di tengah kesibukan sekolah, semangat tim tidak pernah padam. “Awalnya kami sempat kesulitan membagi waktu antara sekolah dan proyek lomba. Tapi berkat dukungan guru dan teman-teman, kami bisa melewatinya,” ujar Abdurrahman Auf Nugroho.
Hal senada disampaikan Danastri Ailsa Widyaretha. Baginya, pengalaman paling berkesan adalah saat presentasi di hadapan juri. “Presentasinya full English. Rasanya tegang sekali, tapi pengalaman ini sangat berharga untuk melatih mental dan percaya diri kami,” tuturnya.
Dukungan Guru dan Keluarga
Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan guru serta dukungan keluarga. Elfe Rozeffian Nastiti, ibunda Rezvan, mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangganya.
“Kami selalu mendorong anak-anak untuk mencoba hal baru. Alhamdulillah, kerja keras mereka berbuah manis,” ucapnya penuh haru.
Sementara itu, guru pembimbing Smamda menekankan bahwa prestasi ini merupakan hasil kolaborasi yang kuat. Para siswa tidak hanya mengasah keterampilan akademik, tetapi juga soft skill seperti kerja sama, komunikasi, dan kepemimpinan.
Dapat Apresiasi di Booth Pameran
Karya tim Smamda juga mencuri perhatian sejak hari pertama pameran. Booth mereka ramai dikunjungi anak-anak, remaja, hingga mahasiswa yang penasaran mencoba game matematika berbasis Roblox. Banyak pengunjung mengaku kagum karena pembelajaran aljabar yang biasanya dianggap sulit bisa dikemas menyenangkan dalam bentuk permainan.
Makna Prestasi bagi Smamda
Alhamdulillah, kerja keras itu terbayar lunas dengan raihan medali emas. Prestasi ini menambah panjang daftar capaian Smamda di tingkat nasional. Lebih dari sekadar medali, pencapaian ini menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi bisa menjadi kunci untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan generasi digital.
Dengan kemenangan ini, Smamda Surabaya sekali lagi membuktikan diri sebagai sekolah yang konsisten mendorong siswanya berprestasi di berbagai bidang, sekaligus menanamkan nilai bahwa belajar tidak harus membosankan, bahkan bisa menyenangkan jika dikemas dengan kreatif. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments