Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar Menyenangkan, Siswa Mimsagum Hadapi Asesmen Sains

Iklan Landscape Smamda
Belajar Menyenangkan, Siswa Mimsagum Hadapi Asesmen Sains
pwmu.co -
Siswa MI Muhammadiyah 1 Gumeno saat melakukan asesmen sains (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO — Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menyelenggarakan asesmen sains di MI Muhammadiyah 1 Gumeno (Mimsagum), Manyar, Gresik, pada Selasa (29/7/2025). Pelaksanaan asesmen ini tidak dilakukan di semua kelas, melainkan hanya di kelas 2 sampai kelas 6, dengan total 59 siswa.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB saat para siswa mengisi identitas pada lembar jawaban masing-masing. Proses ini berlangsung selama 15 menit hingga pengawas memberi instruksi untuk mulai mengerjakan soal pada pukul 07.45 WIB.

Sebelum itu, pengawas juga mengingatkan agar kolom identitas diisi dengan benar dan lengkap. Suasana kelas saat asesmen berlangsung tampak tenang dan tertib.

Para peserta mengerjakan soal dengan fokus, meski sesekali ada yang bertanya tentang soal yang belum mereka pahami.

Mereka menggunakan alat tulis yang telah diinformasikan sebelumnya oleh Maulvi Amanda Surya SPd guru Matematika MI Muhammadiyah 1 Gumeno. Ia meminta siswa membawa pensil 2B beserta penghapus.

Raut wajah peserta bermacam-macam; ada yang mengerjakan dengan lancar tanpa kesulitan, ada pula yang tampak kebingungan, memegang kepala atau menggaruk pelipis dengan pensil. Namun, semangat mereka tak surut dalam menyelesaikan asesmen dari KPM tersebut.

Maulvi Amanda Surya menyatakan, “Tujuan diselenggarakannya asesmen ini adalah untuk mengukur kemampuan berpikir logis, pemahaman konsep dasar sains, serta keterampilan menyelesaikan masalah secara mandiri. Kegiatan ini juga bertujuan menggali potensi siswa MI Muhammadiyah 1 Gumeno sejak dini, sekaligus menanamkan budaya literasi, numerasi, dan eksplorasi.”

KPM merupakan lembaga nonformal yang fokus pada pembinaan siswa dan guru di bidang MIPA di sekolah-sekolah Indonesia. Selain itu, KPM juga berupaya meningkatkan kualitas peserta didik dan pendidik untuk mengikuti Olimpiade Matematika.

Setelah kegiatan ini, biasanya siswa kembali ke pelajaran harian. Namun, kali ini mereka mendapat “bonus” khusus berupa tugas belajar di rumah—Pelatihan Pendekatan Deep Learning—yang diselenggarakan oleh staf dan guru MI Muhammadiyah 1 Gumeno.

Hadiah kecil ini diberikan sebagai apresiasi atas usaha maksimal para peserta dalam menyelesaikan asesmen.

Penulis Arinda Nur Sakinah Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu