Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar PKWU Jadi Seru, Siswa Smamsa Praktik Membuat Sabun Sendiri

Iklan Landscape Smamda
Belajar PKWU Jadi Seru, Siswa Smamsa Praktik Membuat Sabun Sendiri
Para siswa saat praktik membuat sabun (Anisah Rahma Hidayat/PWMU.CO)
pwmu.co -

Siswa SMA Muhammadiyah 1 Surabaya (Smamsa) melakukan praktik pembuatan sabun berbahan dasar alami sebagai bagian dari materi pembelajaran dalam mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) pada Jumat (29/8/2025).

Pembelajaran berbasis pengalaman ini diimplementasikan melalui keterlibatan langsung para siswa kelas XI dalam pembuatan proyek tersebut.

Pengampu mata pelajaran PKWU, Dwi Lukitasari SPd, mengatakan bahwa pembelajaran ini merupakan cara untuk mengasah soft skill para siswa melalui pengalaman langsung dalam proses belajar.

“Tujuan pembelajaran PKWU di sekolah kami, salah satunya, adalah untuk melatih soft skill siswa, agar mereka memiliki kemampuan untuk membuat produk yang dapat dikembangkan menjadi usaha,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa pembuatan sabun alami, yang salah satu bahannya berasal dari limbah kulit buah segar, juga bertujuan untuk mengurangi sampah limbah organik.

“Jadi, dengan pembuatan sabun ini, tidak hanya dapat mengurangi limbah sampah, tetapi juga meminimalkan limbah lainnya, karena kulit buah dapat diolah menjadi kompos. Dengan demikian, kulit buah tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk membuat sabun,” tambahnya.

Salah satu siswa kelas XI yang terlibat dalam praktik ini, Arini, mengatakan bahwa para siswa memilih untuk membuat sabun karena sabun merupakan kebutuhan utama bagi manusia yang biasa digunakan untuk mencuci tangan atau mandi.

Selain itu, penggunaan bahan-bahan alami yang bebas dari bahan kimia berbahaya membuat sabun mereka lebih aman untuk dipakai.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Sabun yang kami buat ini terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun jeruk, kulit jeruk, minyak zaitun, coconut oil, dan beberapa bahan alami lainnya, sehingga lebih aman digunakan,” terangnya.

Selain itu, pembelajaran berbasis praktik seperti ini dinilainya sebagai salah satu aktivitas yang seru dan menarik, sehingga tidak membosankan.

“Praktik PKWU ini menjadi aktivitas yang menyenangkan dan bisa memicu kreativitas saya sehingga belajar jadi lebih seru,” pungkasnya.

Dalam praktiknya, para siswa dengan telaten mencampurkan bahan-bahan sesuai takaran dan instruksi yang jelas. Selain itu, Lukita juga memberikan arahan dan memantau proses pembuatan yang dilakukan para siswa. Suasana yang seru dan menarik pun terlihat selama proses pembelajaran. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu