Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Belajar Sambil Bermain, Peserta CPA IV Hizbul Wathan Sekaran Antusias Ikuti Materi Tali Temali dan Pioneering di Kebun Leha-Leha Paciran

Iklan Landscape Smamda
Belajar Sambil Bermain, Peserta CPA IV Hizbul Wathan Sekaran Antusias Ikuti Materi Tali Temali dan Pioneering di Kebun Leha-Leha Paciran
Kegiatan ceria pandu athfal oleh Kwarcab HW Sekaran. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kegiatan Ceria Pandu Athfal (CPA) ke IV yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Hizbul Wathan Kecamatan Sekaran tidak hanya diisi dengan upacara pembukaan yang penuh semangat, tetapi juga dilanjutkan dengan materi kepramukaan yang edukatif dan menyenangkan.

Salah satu materi utama yang menjadi perhatian peserta adalah materi tali temali dan pioneering yang dilaksanakan pada Sabtu, (24/1/2026) bertempat di Wisata Kebun Leha-Leha Paciran.

Materi tali temali dan pioneering ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan CPA IV yang diikuti oleh siswa-siswi MI Muhammadiyah se-Cabang Sekaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah upacara pembukaan selesai, dengan tujuan memberikan bekal keterampilan dasar kepanduan sejak usia dini serta menumbuhkan kemandirian, kerja sama, dan kreativitas peserta.

Adapun yang bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah M. Arief Andrianyah, selaku Wakil Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan Lamongan. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh keceriaan, Arief mampu menciptakan suasana pembelajaran yang santai namun tetap bermakna.

Mengawali materinya, Arief memberikan pengantar mengenai pengertian serta manfaat tali temali dan pioneering dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan kepanduan. Ia menjelaskan bahwa keterampilan ini tidak hanya digunakan dalam kegiatan perkemahan, tetapi juga melatih ketelitian, kesabaran, dan kekompakan.

“Adik-adik Pandu Athfal, tali temali dan pioneering ini bukan sekadar mengikat tali ya, tapi melatih kita supaya rapi, sabar, dan bisa bekerja sama. Kalau bisa mengikat dengan benar, insyaallah adik-adik juga bisa menjadi anak yang disiplin,” ujar Arief dengan penuh semangat.

Tali Temali

Setelah pengantar, Arief mulai memperkenalkan berbagai simpul dasar dalam tali temali. Ia mengajak seluruh peserta untuk memperhatikan dengan saksama setiap langkah pembuatan simpul. Dengan suara lantang dan gerakan yang jelas, ia memperagakan satu per satu simpul, sambil sesekali menyelipkan candaan agar peserta tetap fokus dan tidak bosan.

“Perhatikan ya, simpul ini harus kuat, tapi juga mudah dilepas. Siapa yang siap mencoba?” tanya Ramanda Arief yang langsung disambut teriakan antusias para peserta, “Siaaap…!”

Setelah peserta memahami simpul dasar, kegiatan dilanjutkan dengan materi ikatan, yaitu teknik menyambung tongkat menggunakan tali. Ramanda Arief menjelaskan fungsi ikatan dalam pioneering, khususnya untuk membuat berbagai bangunan sederhana seperti tandu, rak, hingga kaki tiga.

Peserta kemudian diajak untuk langsung mempraktikkan materi yang telah disampaikan. Dengan dibagi dalam beberapa kelompok kecil, mereka mulai mencoba menyambung tongkat dan mengikatnya sesuai arahan. Para peserta tampak saling membantu dan bekerja sama dengan penuh semangat.

“Ramanda, ikatannya sudah benar belum?” tanya salah satu peserta dengan wajah penasaran.

“Sudah bagus, tinggal dikencangkan sedikit lagi. Nah, itu baru mantap,” jawab Arief sambil tersenyum dan memberi acungan jempol.

Praktik Akhir

Sebagai praktik akhir, seluruh peserta diminta membuat kaki tiga, yang menjadi puncak pembelajaran dalam materi tali temali dan pioneering ini. Meski beberapa peserta sempat mengalami kesulitan, namun dengan bimbingan pemateri dan pendamping, akhirnya seluruh kelompok berhasil menyelesaikan tugas dengan baik.

Suasana kegiatan terlihat sangat hidup dan menyenangkan. Peserta tampak sangat semangat dan antusias, terlebih karena metode penyampaian Ramanda Arief yang ramah, interaktif, dan penuh motivasi. Anak-anak MI Muhammadiyah pun terlihat menikmati setiap proses pembelajaran tanpa merasa terbebani.

Kegiatan materi tali temali dan pioneering ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dalam Hizbul Wathan dapat dikemas secara kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Diharapkan melalui kegiatan CPA IV ini, para Pandu Athfal mampu menumbuhkan kecintaan terhadap kepanduan serta memiliki keterampilan dasar yang bermanfaat untuk masa depan.

Dengan semangat kebersamaan dan keceriaan yang terus terjaga, CPA IV Hizbul Wathan Cabang Sekaran tidak hanya menjadi ajang kegiatan, tetapi juga sarana pembentukan karakter sejak dini. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu