Gerakan solidaritas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) untuk membantu warga Sumatera dan Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor membuahkan hasil.
Dalam aksi penggalangan dana bertajuk Madiun Bergerak Peduli Sumatera dan Aceh pada Jumat (5/12/2025), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ummad berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 5.373.700.
Aksi kemanusiaan ini tidak hanya melibatkan BEM dan IMM Korkom Ummad, tetapi juga menggandeng berbagai lembaga persyarikatan di Kota Madiun, di antaranya MDMC Kota Madiun, Lazismu Kota Madiun, PD IPM Kota Madiun, serta PC IMM Kota Madiun. Kolaborasi lintas organisasi ini membuat gerakan semakin masif dan terorganisasi.
Ketua BEM Ummad, Maikel Jeksen, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari rasa keprihatinan sekaligus dorongan moral bahwa mahasiswa harus hadir memberi dampak nyata bagi masyarakat yang tertimpa musibah.
“Penggalangan dana ini merupakan inisiasi BEM untuk membantu masyarakat di Sumatra dan Aceh yang menjadi korban bencana alam banjir dan tanah longsor. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Lazismu sebagai mitra penyaluran bantuan,” ujar Maikel.
Penggalangan dana dilakukan di tiga titik strategis di Kota Madiun: lampu merah Jalan Serayu, lampu merah Jalan Dr. Soetomo, dan lampu merah dekat Bantaran.
Menurut Maikel, antusiasme tim relawan dan dukungan berbagai organisasi membuat gerakan ini semakin kuat.
“Tujuannya agar gerakan kemanusiaan ini semakin solid dan terorganisasi dengan baik,” tambah mahasiswa Prodi Ilmu Aktuaria Ummad itu.
Maikel memastikan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Lazismu agar tepat sasaran dan segera membantu korban di lapangan.
Dia menegaskan, kegiatan seperti ini menjadi cerminan karakter peduli yang terus ditanamkan kepada mahasiswa Ummad.
Sementara itu, Ketua IMM Korkom Ummad, M. Suqrin Rijal Baihaqi, menyampaikan bahwa aksi penggalangan dana berjalan lancar dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
“Respons masyarakat sangat luar biasa. Mereka terlihat antusias, suportif, dan penuh empati ketika memberikan sumbangan sosial,” ujar Baihaqi.
Melalui aksi ini, mahasiswa Ummad berharap dapat meringankan beban para korban bencana sekaligus menguatkan tradisi gerakan kemanusiaan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments