Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bencana Sumut Memburuk, Muhammadiyah Jatim Turunkan Tim Medis Terlatih

Iklan Landscape Smamda
Bencana Sumut Memburuk, Muhammadiyah Jatim Turunkan Tim Medis Terlatih
Tim Tim Disaster Medical Center RSM Lamongan yang siap berangkat ke Sumatera. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Menindaklanjuti surat dari Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 1.273/I.18/D/2025 tentang Permohonan Dukungan Respon Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim resmi mengerahkan tim medis untuk membantu penanganan darurat di wilayah terdampak.

Atas arahan PWM Jatim, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PWM Jatim melakukan koordinasi dengan Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB) PWM Jatim.

Dari hasil koordinasi tersebut, MPKU menugaskan RS Muhammadiyah Lamongan (RSM Lamongan) untuk mengirimkan Tim Disaster Medical Center (DMC) dengan masa tugas 5–15 Desember 2025.

Pemberangkatan dilakukan di halaman RSM Lamongan, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 76 Lamongan, dan dilepas oleh Wakil Direktur SDI RSM Lamongan.

Ketua MPKU PWM Jatim Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, menjelaskan, keputusan mengirimkan tim medis telah melalui rapat resmi MPKU PWM Jatim.

Tim tersebut dibutuhkan karena kondisi lapangan di Sumatera Utara sangat berat dan memerlukan tenaga medis tangguh yang terbiasa bekerja di area bencana.

“Tim yang diberangkatkan terdiri dari satu dokter, dua perawat, dan satu petugas administrasi, lengkap dengan logistik medis maupun nonmedis,” ujar Mundakir yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah (UM Surabaya).

Dia menambahkan bahwa pendanaan keberangkatan tim medis tersebut sepenuhnya ditanggung oleh RSM Lamongan melalui pos dana dakwah rumah sakit, sebagai komitmen lembaga kesehatan Muhammadiyah dalam merespons misi kemanusiaan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pengiriman tim medis telah dikoordinasikan dengan MLHPB PWM Jatim dan Lazismu PWM Jatim.

“Setiap ada respons bencana, kami selalu bergerak bersama. MLHPB menangani penataan lapangan dan koordinasi, Lazismu menyiapkan dukungan logistik, sementara MPKU menata kebutuhan tim medis,” jelas Mundakir.

Dukungan penuh juga datang dari PWM Jawa Timur. Wakil Ketua PWM Jatim yang membidangi kesehatan dan penanggulangan bencana, Ir. Tamhid Masyhudi, berpesan agar seluruh tim menjaga keselamatan serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak di Sumatera Utara.

“Di sana ada PWM Sumut, PDM, dan RS Muhammadiyah Medan. Pastikan semuanya berjalan selaras. Semoga perjalanan lancar, diberi kemudahan, dan tetap jaga kesehatan,” pesannya.

Pengiriman tim medis ini menjadi langkah awal respons Muhammadiyah Jawa Timur dalam misi kemanusiaan membantu warga terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu