
Golokan Bisa Lebih Baik
Dalam pemaparannya, Djufrie menjelaskan pada tahun 1995 PCM GKB harus sudah menggaji guru. Dan itu diambilkan dari donatur-donatur termasuk dirinya sendiri.
Pada saat itu dia mengaku harus menyisihkan Rp 50 ribu setiap bulan untuk gaji guru SD Muhammadiyah GKB.
“Tahun itu (1995) Muhammadiyah Sidayu sudah memiliki usaha sarang burung walet dan GKB masih belum punya apa-apa,” terangnya.
Menurut analisisis Djufrie, Golokan diprediksi bisa menjadi lebih baik karena kondisi lingkungannya jauh lebih bagus daripada GKB. Tinggal memperbaiki manjemen dan kemauannya.
“Sebenarnya GKB dengan Golokan ini sama. GKB punya LOG-Mart, Golokan punya Surya Mart. Yang membedakan hanyalah manajemen dan teknologinya,” ungkap dia.
Di akhir pemaparannya, Djurie mengingatkan kembali motto PCM GKB adalah “Berbagi dan Bersinergi”. Dengan motto ini PCM KGB berharap bisa berbagi dengan sesama Muhammadiyah tanpa memandang batasan wilayah. Jugabersinergi untuk bersama-sama mengembangkan persyarikatan tanpa ada kepentingan-kepentingan pribadi.
“Kita sebagai orang yang bertakwa harus selalu tangan diatas daripada dibawah sekalipun sulit, dan kita harus selalu bersinergi dengan kerjasama, komunikasi, dan konsolidasi yang baik,” ujarnya mengakhiri materi dengan salam. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni






0 Tanggapan
Empty Comments