Pengelola stasiun pun memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Rombongan dari Sekolah Kreatif Baratajaya diberi kesempatan untuk masuk ke area dalam stasiun sehingga mereka dapat membagikan takjil kepada lebih banyak orang.
Mulai dari area dalam dan luar stasiun dan juga masuk ke dalam kereta yang transit dan menunggu jadwal keberangkatan, tidak terlewat juga beberapa crew stasiun, termasuk kepada crew stasiun dan petugas keamanan yang sedang berjaga,
Kegiatan tersebut juga disambut dengan antusias oleh para calon penumpang kereta api yang tengah menunggu jadwal keberangkatan.
Banyak di antara mereka yang merasa terbantu karena mendapatkan takjil untuk berbuka puasa selama perjalanan.
Kepala Urusan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sekolah, Taufik, S.Sos.I., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan kita mulai dari pukul 14.00 WIB di depan sekolah, kemudian bergeser ke Masjid Asy Syuhada, dan berlanjut di Stasiun Gubeng berjalan dengan lancar. Cuaca juga sangat mendukung karena tidak turun hujan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial Ramadan yang digelar oleh sekolah.
“InsyaAllah besok kegiatan serupa akan kita lanjutkan di Yayasan Kanker Indonesia yang berada di kawasan Mulyorejo,” tambahnya.
Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ini memang telah menjadi tradisi tahunan di Sekolah Kreatif Baratajaya.
Yang menarik, setiap tahunnya kegiatan ini selalu mendapat dukungan penuh dari para wali murid yang turut terlibat aktif dalam persiapan hingga pelaksanaannya.
Salah satu wali murid, Hestiningrum Triastuti, orang tua dari Baskara Rizki Hediarsyah siswa kelas 3 Drum, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan bakti sosial ini telah dilakukan jauh hari sebelumnya.
“Kami dari wali murid sudah mempersiapkan kegiatan ini jauh-jauh hari. Alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi ini akan mencapai puncaknya pada Sabtu (14/3/2026).
“Pada hari Sabtu nanti akan menjadi puncak bakti sosial Sekolah Kreatif. Akan ada bazar sembako murah, penjualan barang bekas berkualitas, dan juga buka puasa bersama antara ustadz-ustadzah dan wali murid,” jelasnya dengan penuh semangat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi para siswa tentang nilai kepedulian, empati, dan kerja sama.
Melalui kegiatan ini, para siswa belajar bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
Kolaborasi yang terjalin antara sekolah, siswa, dan wali murid membuktikan bahwa semangat kebersamaan dapat menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Ramadan pun terasa semakin bermakna ketika kebaikan kecil mampu menghadirkan senyum di wajah banyak orang.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments