Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Berbagi di Tengah Kebun Cokelat: MI Aisyiyah Ngunut Wujudkan Semangat di Idul Adha 1446 H

Iklan Landscape Smamda
Berbagi di Tengah Kebun Cokelat: MI Aisyiyah Ngunut Wujudkan Semangat di Idul Adha 1446 H
pwmu.co -
Momen kebersamaan pada kegiatan penyembelihan hewan Qurban MI Aisyiyah Ngunut di Kebun Coklat milik MI Aisyiyah Ngunut (Khoirun Nisa’/PWMU.CO)

PWMU.COMI Aisyiyah Ngunut yang berlokasi di Jalan Recobarong Lingkungan 7 RT 02 RW 01, Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, menyembelih hewan kurban Idul Adha berupa satu ekor sapi dengan berat daging 110 kg dan satu ekor kambing seberat 35 kg pada hari tasyrik kedua, Ahad (7/6/2025).

Kepala MI Aisyiyah Ngunut, Binti Handayani SPd menjelaskan bahwa penyembelihan sapi dan kambing ini merupakan hasil iuran kurban dari para guru dan murid-murid yang mampu serta memiliki niat berkurban. Kegiatan ini juga melibatkan 16 guru dan 10 relawan dari JagalMU (Para Pemuda Muhammadiyah Ngunut).

“Kurban sapi dan kambing ini merupakan patungan kurban dari guru dan murid-murid yang mampu dan memiliki keinginan untuk kurban. Alhamdulillah tahun ini ada kemajuan, yang mana tahun sebelumnya kami bisa kurban sapi dengan harga Rp9 juta dan berat daging 85 kg, sedangkan tahun ini harga Rp12 juta dengan berat daging 110 kg,” tambah Binti sambil tersenyum.

MI Aisyiyah Ngunut sendiri baru berdiri lima tahun lalu, tepatnya pada tahun 2020. Bahkan, pada 31 Mei 2025 lalu, sekolah ini baru saja menggelar tasyakuran gedung baru.

Prosesi penyembelihan hewan Qurban MI Aisyiyah Ngunut (Khoirun Nisa’/PWMU.CO)

Meskipun berada di tengah masyarakat akar rumput, MI Aisyiyah Ngunut kini telah memiliki 90 murid dan 16 guru. Hebatnya, sekolah ini juga menerima siswa inklusi (berkebutuhan khusus). Semangat untuk terus memajukan sekolah masih terus menyala, termasuk dalam pelaksanaan kurban yang sudah memasuki tahun kedua.

Penyembelihan hewan kurban dimulai pukul 07.30 WIB di halaman depan gedung sekolah. Suasana penyembelihan terasa semakin hidup dengan suara pohon-pohon kakao yang tertiup angin. Area depan sekolah ini memang merupakan kebun cokelat yang juga difungsikan sebagai arena bermain dan olahraga.

Pada pukul 10.30 WIB, daging kurban mulai dibagikan kepada seluruh murid yang hadir dalam kegiatan penyembelihan. Meskipun tidak semua murid ikut patungan, tetapi seluruh murid tetap mendapatkan bagian daging kurban.

Begitu pula dengan warga sekitar sekolah yang mayoritas beragama Nasrani. Mereka juga menerima daging kurban tanpa pengecualian. Ini menjadi momen penting untuk mengajarkan nilai-nilai toleransi, kepedulian, dan semangat berbagi kepada semua murid. (*)

Penulis Khoirun Nisa’ Editor M Tanwirul Huda

Momen foto bersama kegiatan penyembelihan hewan Qurban MI Aisyiyah Ngunut di Kebun Coklat milik MI Aisyiyah Ngunut (Khoirun Nisa’/PWMU.CO)
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu