Rapat rutin Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik berlangsung hangat dan penuh makna di TK Aisyiyah 42 Graha Bunder Asri (GBA), Sabtu (22/11/2025).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh pengurus ditingkat PDA Gresik, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bunder, para guru Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), dan guru Taman Pendidikan al Quran (TPQ) se-kabupaten Gresik.
Rapat rutin IGABA yang digelar di TK ABA 42 GBA dihadiri oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bunder itu menjadi ajang evaluasi, koordinasi, sekaligus penyemangat baru dalam menjalankan amanah pendidikan.
Ketua PRA Bunder, Muyasaroh, M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan pesan yang kuat dan menggugah. Ia mengingatkan pentingnya guru-guru Aisyiyah untuk terus berjuang dan beramal selagi diberi nikmat sehat.
Menurutnya, amanah mengajar adalah ladang ibadah yang tidak boleh disia-siakan, terlebih di tengah tantangan pendidikan saat ini yang menuntut kreativitas, kesabaran, dan keteladanan.
“Selagi Allah memberi kita kesehatan, manfaatkan waktu untuk memberi manfaat. Amal terbaik itu dilakukan saat kita mampu, bukan menunggu nanti,” ujarnya saat memberikan motivasi kepada seluruh peserta rapat.
Pesan tersebut disambut antusias oleh para guru yang hadir, terlihat dari semangat mereka mengikuti rangkaian acara hingga akhir.
Beramal dan Berjuang
Tidak hadir sendiri, Muyasaroh, M.Si mengajak segenap jajaran PRA Bunder untuk hadir mengikuti rapat rutin IGABA.
“Beramal dan berjuang tidak harus menggunakan uang. Jika punya harta berlebih maka bisa beramal dengan uang, jika tidak punya uang maka bisa beramal dengan apa yg dimiliki. Punya tenaga ya disumbangkan tenaganya. Jika hanya punya pikiran silahkan diamalkan pikirannya melalui ide – ide yang cemerlang untuk kemajuan Aisyiyah dna Muhammadiyah,” tegasnya.
Rapat rutin yang dimulai pukul 08.30 WIB dan bertempat di aula TK ABA 42 GBA dihadiri juga oleh Marufah, S.Pd selaku Pimpinan Daerah IGABA Gresik serta Pimpinan Wilayah IGABA Provinsi Jawa Timur, Eulis Su’adah, M.PdI.
Eulis Su’adah, M.PdI menyampaikan terkait peningkatan kompetensi guru, persiapan kemandirian Aisyiyah, hingga penguatan peran Aisyiyah dalam layanan PAUD berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan. Salah satu poin penting yang dibahas adalah komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta melejitkan semangat kemandirian IGABA sebagai bentuk komitmen Aisyiyah untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan PAUD.
Ifa Farida, S.Pd selaku Kepala TK Aisyiyah 42 GBA selaku tuan rumah turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap pertemuan rutin seperti ini terus menjadi wadah penguatan organisasi dan pengembangan diri guru-guru Aisyiyah.
“Dengan saling berbagi, kita bisa tumbuh bersama. Ada 4 kiat sukses menjadi guru dan pemimpin Aisyiyah yaitu keikhlasan, peningkatan kompetensi holistik, terus belajar dengan update teknologi terbaru, dan menjalin kekompakan internal sekolah,” ungkapnya saat memberikan kultum diawal acara.
Acara ditutup dengan doa bersama serta komitmen bersama untuk menjalankan program yang telah direncanakan. Para peserta pulang dengan energi baru, membawa pesan penting bahwa kesehatan adalah kesempatan berharga untuk terus berjuang, beramal, dan memberi manfaat melalui dunia pendidikan. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments