Tim Penulis Buku Profil Sekolah SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik melakukan perjalanan jauh ke Kabupaten Sumenep —yang populer sebagai “Kota Keris—, wilayah paling timur dari pulau garam Madura, pada Sabtu (15/11/2025).
Tim penulis bermaksud untuk menyerahkan hasil karya berupa buku profil sekolah. Buku profil itu sukses meraih juara I di ajang Festival Faqih Usman VIII Tahun 2024.
Rombongan yang didampingi oleh Wakil Ketua PRM Perumahan Pongangan Indah (PPI) Bidang Pendidikan Wahyu Budiono, Ketua Majelis Dikdasmen Ir H Hon Jaelani, dan pimpinan sekolah, berangkat sekitar pukul 10.15 WIB.
Perjalanan menuju ujung timur Pulau Madura tersebut memakan waktu enam jam. Rombongan tiba di Sumenep sekitar pukul 16.20 WIB beriringan dengan rintik-rintik hujan.
Tujuan utama perjalanan ini untuk bersilaturahmi dengan Kepala SDMM pertama (periode 2004-2005) Ustadz Muhsin Anis S.Ag., M.Si. Beliau saat ini tinggal di Jalan Urip Sumoharjo III/17 Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep.
Ustadz Anis merupakan salah satu pejuang tonggak sejarah berdirinya SDMM.
Rombongan mengunjungi kediaman Ustadz Anis sesaat setelah magrib, tepatnya pada pukul 18.40 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Anis menceritakan kembali momen penting berdirinya SDMM.
Ia mengenang acara “Semarak Pesta Anak” pada Ahad (28/2/2004) sebagai tonggak awal promosi sekolah.
Saat itu, lomba mewarnai oleh anak-anak TK/RA se-Kabupaten Gresik terselenggara dengan sukses. Bahkan melebihi target peserta, karena promosi melalui radio lokal Swara Giri FM.
Selain itu suasana juga makin semarak dengan adanya penampilan drumband dari SD Muhammadiyah 1 Gresik dan SMP Muhammadiyah 4 Kebomas.
Ustadz Anis, yang juga pernah mengajar di MAN 1 Gresik, membagikan kisah perjuangan awal pendirian SDMM. Termasuk program pembinaan guru, Parent Education, dan magang calon guru di sekolah unggulan.
SDMM saat itu menjadi salah satu pelopor sekolah dasar yang menerapkan sistem Full Day School dengan pendampingan dua guru per kelas.
Di akhir pertemuan, Ustadz Anis berpesan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan SDMM untuk terus berjuang dan melanjutkan semangat para pendiri sekolah.
Ia menekankan bahwa perjuangan ikhlas tanpa lelah dari seorang guru akan membuahkan hasil anak didik yang berkarakter dan saleh-salehah.***






0 Tanggapan
Empty Comments