SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga) Sidoarjo terus memantapkan kesiapan menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang digelar selama dua hari berturut-turut, Rabu–Kamis (5–6/11/2025).
TKA menjadi ajang penting bagi siswa kelas XII untuk mengukur capaian akademik dan kemampuan penalaran mereka sebelum melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Menjelang pelaksanaan, tim jurnalis Smamuga berkesempatan berbincang dengan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Imatul Mufidah S.Pd, pada Selasa (4/11/2025). Dalam wawancara tersebut, beliau memaparkan berbagai langkah yang telah ditempuh sekolah demi memastikan seluruh siswa siap lahir dan batin.
Persiapan Menyeluruh Siswa Kelas XII
Imatul Mufidah menegaskan, memastikan kesiapan siswa menghadapi TKA adalah prioritas utama.
“TKA bukan sekadar ujian, tapi proses pembuktian diri. Ia mengukur kemampuan penalaran dan capaian akademik yang krusial untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Berbagai strategi dilakukan agar siswa benar-benar siap, mulai dari sisi akademik, mental, fisik, hingga sarana prasarana.
- Kesiapan akademik: siswa dibekali melalui pendalaman materi, tryout, dan bimbingan belajar intensif yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir.
- Kesiapan mental dan psikologis: sekolah memberikan motivasi belajar, pembinaan spiritual, serta doa bersama agar siswa lebih tenang dan percaya diri.
- Kesiapan fisik: guru dan wali kelas memastikan kondisi siswa tetap sehat dengan mengingatkan pola hidup teratur dan istirahat cukup.
- Kesiapan sarana: seluruh fasilitas penunjang disiapkan maksimal untuk kelancaran pelaksanaan TKA.
148 Siswa Siap Ujian
Sebanyak 148 siswa kelas XII Smamuga yang terbagi dalam lima rombongan belajar (rombel) dipastikan akan mengikuti TKA tahun ini. Pelaksanaan ujian dilakukan dengan sistem berbasis komputer (CBT) di empat laboratorium IT sekolah.
“Kami memaksimalkan empat laboratorium IT dengan 90 unit komputer, dua server utama, serta dukungan dua tenaga proktor dan satu teknisi ahli,” jelas Imatul Mufidah.
Mata Pelajaran dan Teknis Pelaksanaan
Hari pertama TKA akan diisi dengan mata pelajaran wajib, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, dengan empat ruang laboratorium IT dan delapan pengawas dari sekolah rayon yang bertugas memastikan proses berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Sebagai pelaksanaan TKA pertama di Smamuga, Imatul Mufidah mengaku penuh rasa syukur atas kerja sama dan dukungan semua pihak.
“Kami bersyukur atas persiapan yang telah dilakukan bersama guru dan siswa. Saya percaya anak-anak kelas XII mampu dan siap menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan pesan khusus bagi seluruh peserta:
“Do your best and let God do the rest. Kerjakan soal dengan jujur dan tenang, fokus pada kemampuanmu sendiri. Setelah berusaha keras, bertawakal-lah—karena hasil terbaik pasti Allah berikan.”
Makna Strategis TKA
Lebih lanjut, Imatul menegaskan bahwa TKA bukan hanya menggantikan Ujian Nasional, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menilai kualitas pendidikan dan kesiapan siswa secara komprehensif.
“Secara sederhana, TKA adalah sertifikat bukti otentik kemampuan akademik. Hasilnya menunjukkan sejauh mana siswa memahami dan mampu menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari,” pungkasnya.
Dengan semangat dan kesiapan yang matang, Smamuga Sidoarjo optimistis seluruh siswa kelas XII dapat mengikuti TKA dengan lancar, jujur, dan berprestasi—sekaligus menjadi bukti nyata kualitas pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkarakter. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments