Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Berprasangka Baik pada Allah

Iklan Landscape Smamda
Berprasangka Baik pada Allah
pwmu.co -

Semua Memiliki Akses

Dalam ayat-Nya Allah menyampaikan bahwa semua hamba-Nya memiliki akses yang sama untuk beribadah dan berdoa kepada Allah. Karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِي وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ  

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (al-Baqarah: 186)

Al-Alim berarti Allah Maha mengetahui, pengetahuan Allah tanpa sekat dan batas, bahkan sampai ke relung hati kita yang paling dalam. Semua pergerakan yang ada di alam ini dalam pantauan ilmu Allah Subhanahu wa Taala, tidak ada yang luput atau terlewatkan.

وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلۡغَيۡبِ لَا يَعۡلَمُهَآ إِلَّا هُوَۚ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۚ وَمَا تَسۡقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعۡلَمُهَا وَلَا حَبَّةٖ فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡأَرۡضِ وَلَا رَطۡبٖ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٖ  

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” (al-An’am: 59)

Iklan Landscape UM SURABAYA

Keyakinan demikian harus ditanamkan di dalam hati sanubari setiap, sebagaimana Lukman berpesan kepada anak-anaknya untuk menanamkan jiwa dan semangat tauhid itu.

يَٰبُنَيَّ إِنَّهَآ إِن تَكُ مِثۡقَالَ حَبَّةٖ مِّنۡ خَرۡدَلٖ فَتَكُن فِي صَخۡرَةٍ أَوۡ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ أَوۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ يَأۡتِ بِهَا ٱللَّهُۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٞ  

(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (Luqman: 16)

Buah dari tauhid adalah ikhlas, mengikhlaskan semua motivasi kehidupan ini hanyalah kepada Allah semata. Kita telah diberikan karunia yang luar biasa banyaknya. Maka sudah seyogyanya kita abdikan semua itu kepada Allah. Kita merasa pintar bahkan jenius, merasa ahli ibadah, ahli qira’ah, merasa kaya, merasa lebih lainnya adalah karena anugrah Allah kepada kita. Oleh karena itu seyogyanya kita mengikhlaskan semua aktivitas itu semata-mata dalam rangka meraih ridla-Nya. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu