Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bersama Rakyat Pesisir, IMM Leviathan Bangkitkan Kesadaran Hukum

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Dokumentasi Sekolah Hukum dan HAM PK IMM Leviathan (Dian/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Leviathan mengadakan Sekolah Hukum dan HAM bertema “Menyelesaikan Tantangan Masyarakat Pesisir Timur Surabaya”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai wujud kontribusi kader setelah mengikuti Darul Arqam Dasar (DAD) pada Jumat (30/5/2025).

Sekolah Hukum dan HAM ini diperuntukkan bagi masyarakat nelayan yang terdampak proyek strategis nasional, yaitu Surabaya Waterfront Land (SWL). Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, yang saat ini dinilai tengah menghadapi berbagai tantangan hukum.

Leon Da’i Faizul Haq, ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan, “Dari hasil riset kami, ditemukan banyak permasalahan hukum yang sedang dialami oleh masyarakat di Pesisir Timur Surabaya, khususnya mereka yang tengah berjuang mempertahankan tempat mencari nafkah. Maka dari itu, kami mengadakan Sekolah Hukum dan HAM yang diharapkan bisa bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Ia juga menambahkan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan hukum yang mereka hadapi. Selain penyampaian materi hukum, PK IMM Leviathan juga membagikan buku saku yang diharapkan menjadi panduan hukum bagi masyarakat ke depannya.

“Kami juga menyusun buku panduan mengenai dasar-dasar hukum serta tantangan hukum yang mereka hadapi. Harapan kami, dengan buku ini para nelayan bisa memiliki pandangan baru sebelum bertindak, karena kita hidup di negara hukum, di mana segala tindakan dan perilaku telah diatur,” jelas Leon.

Sementara itu, Rohim, Ketua Kelompok Nelayan setempat, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh kader-kader IMM Leviathan. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka, terlebih saat ini mereka sedang berjuang mempertahankan ladang penghidupan.

“Saya sangat terharu dengan kegiatan ini. Ini membuktikan bahwa teman-teman masih peduli dengan keadaan kami di sini. Tentu dengan adanya acara ini, pengetahuan kami tentang hukum bertambah, bahkan semangat kami untuk terus berjuang semakin berkobar,” ujar Pak Rohim.

Ia juga berharap agar gerakan seperti ini terus hadir mendampingi perjuangan mereka. “Saya sangat berharap ke depannya gerakan seperti ini terus muncul dalam perjuangan kami. Kami sangat minim pengetahuan, oleh karena itu kami membutuhkan pendampingan seperti ini untuk memperkokoh perjuangan kami,” tambahnya.

Di sisi lain, Thoriq Aqsa Ramadhan, Ketua PK IMM Leviathan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia pelaksana yang telah mengerahkan waktu dan pikiran mereka untuk membantu masyarakat pesisir dalam menyelesaikan persoalan hukum.

“Tentu kami ucapkan terima kasih kepada para pelaksana acara, dan juga kepada para nelayan yang telah menyambut kami dengan sangat terbuka dan hangat dalam menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Di akhir acara, Thoriq menegaskan bahwa gerakan pendampingan hukum ini akan terus dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan mendampingi masyarakat pesisir timur Surabaya. (*)

Penulis Dian Prahara Batubara Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu