Search
Menu
Mode Gelap

Bukan Sekadar Konferensi, TLC 2025 Menjadi Inspirasi bagi Guru Masa Kini

Bukan Sekadar Konferensi, TLC 2025 Menjadi Inspirasi bagi Guru Masa Kini
pwmu.co -
Guru SD Muhammadiyah 1 Bangkalan mengikuti TLC 2025. (Sofi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Bagi lima guru dari SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, mengikuti Teacher Laboratory Conference (TLC) 2025 bukan hanya soal hadir dalam sebuah konferensi pendidikan.

Mereka datang dengan ekspektasi belajar, namun pulang membawa lebih dari itu gagasan-gagasan segar, perspektif baru, dan semangat yang diperbarui.

Diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, TLC 2025 mengusung konsep “Lesson Design,Open Class, Reflection” yang menjadikan proses belajar tidak lagi satu arah, melainkan kolaboratif dan kontekstual.

Dalam tahap kegiatan pertama (17/04/2025) para guru dilibatkan langsung dalam merancang pembelajaran, mengamati praktik di kelas nyata, dan merefleksikan pengalaman bersama rekan sejawat dari berbagai daerah. Hal ini memberikan pengalaman belajar baru yang menyenangkan.

Dalam TLC 2025, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan mengirimkan lima perwakilan guru yang terlibat dalam berbagai kelas mata pelajaran, yaitu:

  • Farohatul Fitriyah (Bahasa Inggris)
  • Intan Novianti Nur Hidayah (IPA)
  • Rezandyka Noviandini (Matematika 1)
  • Moh. Ma’ruf (Matematika 2)
  • Sofi Koesminarsih (Bahasa Indonesia)

Kehadiran mereka tidak sendiri. Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Isrotul Sukma ST, turut mendampingi secara langsung sebagai bentuk komitmen penuh terhadap penguatan kapasitas guru.

“TLC membuka ruang bagi kami untuk menguji ide-ide baru, berdiskusi dengan rekan guru lintas sekolah, dan membandingkan secara langsung berbagai metode belajar yang efektif,” ungkapnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain itu, sambutan dari tokoh pendidikan seperti M. Fadloli Aziz SSi MPd dari Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, serta Arif Hidayat MSi PhDEd selaku Presiden Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI), turut memperkuat spirit guru bahwa kualitas pendidikan dimulai dari guru yang kreatif, semangat dan mau terus bertumbuh.

Di akhir sesi pertama ini, kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan memaparkan bahwa “TLC 2025 menjadi bukti bahwa pengembangan profesional tidak harus kaku atau formal. Dengan suasana terbuka dan pendekatan praktis, para guru dapat menggali, membagi, dan menguji ide secara nyata,” ujarnya.

“SD Muhammadiyah 1 Bangkalan melalui keikutsertaan ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya menjaga mutu, tetapi juga berani bereksperimen demi pembelajaran yang lebih bermakna,” tandasnya.(*)

Penulis Sofi Koesminarsih Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments