Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Buku Literasi Harianku Dorong Siswa Gambarkan Suasana Mugeb Achievement

Iklan Landscape Smamda
Buku Literasi Harianku Dorong Siswa Gambarkan Suasana Mugeb Achievement
pwmu.co -
Renesmee Electra Mughni Ilhamsyah kelas III Ecuador menunjukkan gambar dan tulisannya di buku Literasi Harianku. (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Buku Literasi Harianku memfasilitasi siswa menggambarkan suasana Mugeb Achievement berdasarkan hasil membaca lingkungan sekitar, Kamis-Jumat (14-15/12/2023).

Usai menyimak penganugerahan penghargaan bidang al-Islam, Karakter, Pengembangan Diri, dan Akademik serta presentasi hasil panen karya, para siswa mendapat kesempatan istirahat. Pada kesempatan ini, mereka tak sekadar boleh membeli jajan di stan bazar pada sisi selatan Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik.

Mengingat pada hari pertama ada siswa kelas I-III yang mengikuti sedangkan pada hari kedua giliran siswa kelas IV-VI yang hadir, mereka bergantian mengunjungi stan bazar sesuai jenjang kelasnya.

Sambil menunggu giliran berkunjung ke bazar makanan, mereka diajak berkeliling stan panen karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Mereka juga diimbau melakukan voting, menggunakan hak memilih stan mana yang menurutnya terbaik dalam menampilkan panen karya P5.

Pembawa Acara Raden Panji Hartono MPd pun mengajak siswa menggambarkan suasana saat kegiatan dan mendeskripsikan dalam minimal 5 kalimat. Ini berlangsung selama 15 menit. “Membaca tidak harus membaca buku. Mengamati lingkungan sekitar juga membaca,” terangnya.

Dia juga memberi semangat dan beberapa contoh kepada siswa untuk memantik daya kreativitas maupun pengamatan terhadap sekitar. “Bebas ya, boleh menggambar dulu, boleh menulis dulu,” imbuh Neno, sapaan akrabnya.

Para siswa pun mengambil posisi duduk lesehan yang nyaman untuk menulis maupun menggambar. Pada buku itu memang tersedia lembar kosong. Sisi kiri untuk ruang mengekspresikan hasil membaca dalam gambar, sedangkan sisi kanan untuk ruang ekspresi berupa tulisan.

Siswa kelas III Adhyaksa Zikri Arya Manov pun langsung khusyuk menggambar dengan duduk bersila. Sesekali dia melihat sekelilingnya, lalu menggambar lagi. Dia menggambar detail panggung, penonton, dan stan-stan panen karya di sekelilingnya. Usai puas menggambar, barulah Adhyaksa menulis.

Lain lagi dengan Muhammad Azzam Lazuardi kelas III Athena. Dia justru mulai menulis secara detail terlebih dahulu.

Begini cuplikan tulisannya. “Hari ini saya ke GNI. Ada stan pameran hasil karya kelas 1,  2, dan 3 SD Mugeb. Di sana juga ada Mugeb Achievement dan Festival Panen Hasil Belajar. Ada stand jalan raya, juga ada stand balon dan permen. Bisa ditukar kupon (balot) ke ustadzah. Masing-masing dapat satu.”

Dia juga menulis, “Kalau tadi aku tukarkan kupon dengan permen Mentos. Rasanya enak sekali. Rasanya enak deh ikut acara di sini bersama SD Mugeb. Aku jadi pingin lagi ikut acaranya.”

Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari SSi saat mendampingi salah satu siswa menulis di buku Literasi Harianku, Kamis (14/12/2023). (Istimewa/PWMU.CO)

Begitu pula dengan Renesmee Electra Mughni Ilhamsyah kelas III Ecuador. Eme, sapaan akrabnya, fokus menulis. Anak yang mengenakan pakaian serba hitam sebab habis tampil menari Ayo Sekolah dan Profil Pelajar Pancasila itu menceritakan ketika dirinya menari di panggung.

Tak hanya itu, Eme juga menguraikan detail apa saja yang ia saksikan di stan pameran. “Stand kelas 1 ecobrick, stand kelas 2 tepak pensil, stand kelas 3 rumah-rumahan, stand kelas 4 foto-foto paper, stand kelas 5 botol plastik, stand kelas 6 foto-foto cantik,” urainya.

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari wali siswa. Salah satunya Elly Ismiyah ST MT. Kepada Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari SSi, Elly menyampaikan melalui pesan WhatsApp, “Terima kasih banyak atas supportnya Ustad Ari. Barakallah. Tadi perjalanan pulang Dita cerita dengan antusias sambil menunjukkan tulisan Ustadz.”

Ari, sapaan akrab Kepala SD Mugeb, mengenang saat hari pertama Mugeb Achievement itu anak-anak mendapat kesempatan istirahat.

“Tapi Dita gak mau.Terus saya ajak untuk menceritakan aktivitas di GNI dalam buku Literasi Harianku. Dita langsung mengeluarkan buku dan pensilnya. Dengan tangan kirinya, dia antusias menulis dengan lancar,” terangnya. (*)

Penulis Sayyidah Nuriyah Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu