Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bulan Puasa, Jangan Pacaran! Pesan Ketua Umum IPM SMP Mulia Bungah

Iklan Landscape Smamda
Bulan Puasa, Jangan Pacaran! Pesan Ketua Umum IPM SMP Mulia Bungah
Muhammad Aimar Badrani (kiri) saat mewawancarai Ketua Umum IPM SMP Mulia Bungah Gresik, Hidayatullah Rafdi Latif. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Bulan puasa seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah. Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 5 Bungah Gresik (SMP Mulia), Hidayatullah Rafdi Latif, dalam wawancara singkat bersama siswa kelas VIII, Muhammad Aimar Badrani, Selasa (10/3/2026).

Aimar Badrani yang akrab disapa Baim mendapatkan tugas melakukan wawancara terkait kegiatan dan makna Ramadan. Dalam kesempatan itu, ia menanyakan tentang orang-orang yang tetap merugi meskipun menjalankan puasa.

“Siapa saja orang yang merugi di bulan Ramadan?” tanya Baim.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rafdi menjelaskan bahwa ada beberapa perilaku yang membuat seseorang tetap merugi meskipun berpuasa.

“Orang yang merugi di bulan Ramadan adalah mereka yang tidak memanfaatkan kesempatan berpuasa dengan baik, tidak meningkatkan ibadah, dan masih banyak melakukan dosa,” ujarnya.

Rafdi juga menyoroti pentingnya menjaga salat lima waktu selama Ramadan. Menurutnya, puasa tidak akan sempurna jika seseorang mengabaikan salat.

“Sayang sekali jika berpuasa tetapi tidak salat. Ibarat bangunan tanpa pondasi. Salat itu tiang agama,” tegas remaja berusia 15 tahun tersebut.

Ia menambahkan bahwa salat merupakan rukun Islam yang sangat penting. Puasa memang tetap sah, tetapi tidak dapat menggantikan kewajiban salat.

“Karena itu, penting sekali menjaga salat lima waktu. Salat adalah ibadah yang paling utama,” jelas Rafdi, yang juga pernah meraih Juara 1 Kelompok U-13 Liga Progresif Surabaya bersama klub Haggana.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Jangan Pacaran

Dalam wawancara tersebut, Rafdi juga mengingatkan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari berbagai perbuatan yang tidak baik.

“Puasa bukan cuma menahan lapar dan haus, tapi juga menahan diri dari hal-hal yang tidak baik, termasuk pacaran yang bisa membuat kita lupa diri. Bulan puasa kok pacaran, jangan ya, kawan,” pesannya.

Ia mengajak para pelajar menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Di akhir wawancara, Rafdi juga berpesan agar para pelajar menjaga ucapan selama berpuasa.

“Berpuasa tetapi masih berkata kotor itu seperti membersihkan diri dari kotoran, tetapi masih menginjak lumpur,” ujarnya.

Rafdi berharap para pelajar dapat memanfaatkan Ramadan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Semoga kita tidak termasuk orang yang merugi di bulan Ramadan. Perbanyak istighfar, biasakan berkata baik. Kalau tidak bisa berkata baik, lebih baik diam. Puasa bukan hanya menjaga lisan, tetapi juga hati dan perbuatan,” pesannya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡