Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo di Paiton, Jumat (17/1/2026), berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Probolinggo beserta jajaran pemerintah daerah, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo menyampaikan ucapan Selamat Milad ke-113 Muhammadiyah, seraya menegaskan bahwa Muhammadiyah telah menjadi bagian penting dari keluarga besar umat dan bangsa.
“Muhammadiyah bukan hanya organisasi, tetapi sudah menjadi keluarga kita bersama. Dari sinilah nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan tumbuh dan diwariskan lintas generasi,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti peran strategis Muhammadiyah dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, penguatan keluarga harus dimulai sejak dini, termasuk melalui edukasi pra-nikah agar lahir keluarga yang berdaya, harmonis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Kita berbicara tentang keluarga, tentang pra-nikah, dan tentang peran sosial. Semua ini menjadi fondasi penting bagi masa depan masyarakat,” tambahnya.
Secara khusus, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada Aisyiyah yang dinilainya konsisten berperan dalam penguatan keluarga, pendidikan perempuan, serta pembinaan sosial keumatan.
“Peran Aisyiyah sangat luar biasa, terutama dalam membangun keluarga dan pendidikan. Ini adalah kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Ia menilai Muhammadiyah telah lama membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
“Pendidikan adalah kunci sukses. Kualitas pendidikan yang dibangun Muhammadiyah telah melahirkan sumber daya manusia unggul. Pemerintah daerah akan terus bersinergi dan mendukung upaya ini,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh hadirin untuk tidak khawatir menghadapi tantangan zaman, karena Muhammadiyah selama ini selalu menghadirkan hikmah dan manfaat nyata bagi umat.
Sebagai penutup, Bupati menyampaikan pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta Milad:
Pergi ke sawah di kota Pati,
Menanam padi penuh harapan,
Muhammadiyah selalu di hati,
Untuk umat dan masa depan.
Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang terus berkontribusi bagi keluarga, pendidikan, dan kesejahteraan umat di Kabupaten Probolinggo.






0 Tanggapan
Empty Comments