Mentari belum juga tenggelam sepenuhnya di ufuk barat, namun semburat cahaya mulai berpendar cantik di pelataran Masjid At-Taqwa Giri.
Sebanyak 100 lampu hias gantung kini resmi menghiasi halaman utara masjid yang pengelolanya Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas ini.
Pemasangan instalasi cahaya tersebut menjadi simbol hangatnya penyambutan para pengurus takmir terhadap datangnya bulan suci Ramadan 1447 H pada Minggu (15/2/2026).
Lampu-lampu tersebut bukan sekadar hiasan.
Menurut Bendahara Takmir Masjid At-Taqwa Giri, H. Nanang Ali Hamidi, pemasangan ini merupakan tradisi tahunan yang dipersiapkan dengan penuh dedikasi sejak awal Februari.
“Ya, benar. Pemasangan lampu-lampu ini bertujuan untuk memeriahkan datangnya bulan Ramadan,” ungkapnya.
Secara teknis, deretan lampu ini terdiri dari sepuluh baris yang membentang rapi, di mana tiap barisnya sepanjang sepuluh meter menampung sepuluh lampu gantung berdaya 4 watt.
Pendar kuning keemasan yang dihasilkan menciptakan kesan estetik yang mempercantik kompleks Perguruan Muhammadiyah Giri di malam hari.
Nanang menambahkan bahwa kemeriahan fisik ini harus berbanding lurus dengan kemeriahan spiritual.
“Sesuai pesan pengajian rutin kami, Ramadan adalah momentum emas untuk memakmurkan masjid melalui peningkatan ibadah serta penguatan zakat, infak, dan sedekah sebagai bekal ukhrawi,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Giri, H. Agus Wahyudi, menjelaskan bahwa kesiapan teknis telah sangat matang.
Merujuk pada Maklumat PP Muhammadiyah, salat Tarawih perdana akan dilaksanakan pada Selasa malam (17/2/2026).
Pihak takmir telah menyusun jadwal kultum yang segar dengan menghadirkan para dai muda bertalenta dari Cabang Kebomas untuk memberi warna baru dalam dakwah.
“Khusus sepuluh hari terakhir, kami memfasilitasi jamaah yang ingin mengejar keutamaan Lailatul Qadar dengan membagi salat Tarawih dalam dua sif, yakni selepas Isya dan pada sepertiga malam terakhir,” jelas Agus terkait agenda yang dijadwalkan pada 9-18 Maret 2026 tersebut.
Sekretaris Takmir, H. Habibul Ihsani, S.T., merinci bahwa geliat Ramadan di Masjid At-Taqwa yang dengan berbagai program strategis.
Setiap Senin dan Kamis, masjid akan menggelar kajian menjelang buka puasa yang menghadirkan tokoh-tokoh PDM Gresik seperti Drs. H. Muhammad In’am, M.Pd.I. dan H. Hilmi Aziz Hamim, M.Pd.I., serta tokoh senior PCM Kebomas seperti H. Sugeng Santoso dan H. Budi Masruri.
Rangkaian kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada penyaluran santunan bagi anak yatim dan duafa di penghujung bulan, serta pelaksanaan salat Idulfitri pada Jumat (20/3/2026).
Takmir mengusung semangat dengan sangat jelas: menjadikan Ramadan tahun ini sebagai madrasah terbaik untuk membentuk pribadi yang bertakwa.
“Kami mengajak seluruh jamaah untuk tidak sekadar menahan lapar, tapi benar-benar berlomba dalam kebaikan. Mari kita jadikan ini Ramadan terbaik kita untuk menjemput ampunan dan rida Allah SWT,” pungkas Agus Wahyudi penuh harap.***






0 Tanggapan
Empty Comments