Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cak Ji Bagi Tips Sukses Manfaatkan Medsos di Pameran KKN UM Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Cak Ji Bagi Tips Sukses Manfaatkan Medsos di Pameran KKN UM Surabaya
Armuji alias Cak Ji saat menyampaikan sambutan di Pameran KKN UM Surabaya yang digelar di Gedung Cak Durasim Surabaya, Rabu (27/8/2025). Foto: UM Surabaya
pwmu.co -

Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. Armuji MH, memberikan pesan inspiratif tentang pentingnya memanfaatkan media sosial (medsos) secara cerdas dan konsisten.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri penutupan sekaligus Pameran Produk Inovasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) 2025 di Gedung Cak Durasim, Jalan Gentengkali, Surabaya, Rabu (27/8/2025).

Armuji, yang akrab disapa Cak Ji, hadir langsung ke lokasi pameran setelah terbang dari Jakarta dan mendarat di Bandara Internasional Juanda.

Meski baru saja menuntaskan agenda kedinasan di ibu kota, ia tetap menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa UM Surabaya.

Dalam sambutannya, Cak Ji menekankan bahwa media sosial adalah sarana paling efektif untuk menyampaikan program, gagasan, maupun kegiatan.

Dibandingkan media konvensional seperti televisi, kata dia, medsos menawarkan keunggulan berupa transparansi jangkauan audiens.

“Kalau di televisi, kita tidak pernah tahu berapa jumlah orang yang melihat. Tapi di medsos sebaliknya, berapa banyak yang nonton bisa kita ketahui,” ungkapnya.

Menurutnya, kelebihan itu membuat medsos menjadi wadah yang sangat potensial, asalkan dikelola dengan baik dan konsisten.

Cak Ji Bagi Tips Sukses Manfaatkan Medsos di Pameran KKN UM Surabaya
Cak Ji meninjau stan Pameran KKN Surabaya bersama Radius Setiyawan dan Arin Seyowati. Foto: UM Surabaya

Cak Ji juga menceritakan pengalaman pribadinya ketika pertama kali mencoba aktif di media sosial. Ia mengakui bahwa awalnya tidak berjalan mulus.

“Setiap posting, pemirsanya tidak banyak. Follower saya juga tidak nambah-nambah,” ujarnya sambil tersenyum, mengenang masa-masa awal perjuangannya di dunia digital.

Namun, mantan Ketua DPRD Surabaya itu tidak menyerah. Ia terus berusaha dengan berbagai cara, mulai dari membuat podcast hingga rutin melakukan blusukan ke kampung-kampung.

Dari proses itulah, dia belajar bahwa kunci utama sukses di medsos adalah kesabaran dan konsistensi.

Cak Ji percaya bahwa setiap orang bisa menemukan “algoritmanya sendiri” bila tekun membuat konten.

Dia mendorong mahasiswa agar tidak sekadar ikut-ikutan tren, melainkan menyesuaikan konten dengan passion serta kemampuan masing-masing.

“Gunakan sosmed dengan baik, sesuai passion dan kemampuan, serta natural. Tidak perlu mengiklankan konten. Tidak perlu ambisius karena pemirsa akan tahu itu organik atau tidak. Natural saja,” tegasnya.

Dia menambahkan, pengelolaan akun yang dilakukan dengan organik justru lebih berkelanjutan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sebagai contoh, akun TikTok miliknya yang kini memiliki lebih dari 1,5 juta follower telah ia kelola selama tiga tahun tanpa strategi berbayar.

Lebih lanjut, Cak Ji menuturkan bahwa konten pendek di TikTok sering kali menjadi pintu masuk bagi penonton untuk mencari konten yang lebih panjang di platform lain, seperti YouTube.

“Orang yang penasaran setelah melihat TikTok tiga menit, biasanya akan mencari versi panjang di YouTube,” jelasnya.

Di hadapan mahasiswa UM Surabaya, pesan Cak Ji menjadi dorongan untuk lebih berani dan kreatif.

Dia menekankan, mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peluang besar untuk menggunakan medsos tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi, promosi inovasi, hingga pengabdian masyarakat.

“Adik-adik mahasiswa sudah punya karya nyata lewat KKN. Tinggal bagaimana karya itu diperkenalkan ke masyarakat luas. Dan medsos adalah jalan paling cepat,” tutur dia.

Acara penutupan dan pameran KKN UM Surabaya tersebut menampilkan puluhan produk inovasi mahasiswa, mulai dari teknologi tepat guna, diversifikasi produk makanan, hingga program pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektur UM Surabaya Dr. Radius Setiawan, Dr. Thoat Stiawan Dekan Fakultas Agama Islam (FAI), Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Dr. Nasrullah, Kepala Lembaga Riset, Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Arin Setiyowati, MA, Kepala Ketua Lembaga Pengkajian Al-Islam dan KeMuhammadiyahan (LPAIK) AI Overview Dr. Mukayat Al Amin, jajaran dosen dan karyawan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu