Temukan Nilai Diri
Catatan refleksi juga datang dari Nur Hamidah SPd. Menurut Wakil KS Bidang Pembinaan dan Pendidikan Karakter ini, SD Mugeb tempat di mana dia menemukan nilai lain dari dirinya. “Di mana bekerja tidak hanya tentang datang dan pulang, awal dan akhir bulan, capaian-capaian yang harus diselesaikan, atau segala hal yang harus ditaklukkan,” tulisnya.
Lantas meluruskan nilai yang dia temukan. “Lebih pada menikmati proses demi proses, meski dalam perjalanannya ada jatuh bangun hampir hinggap di setiap hela napas,” imbuhnya diikuti penjabaran berbagai kesadaran yang ia alami selama di sekolah itu.
Dari berbagai penjabaran itu, akhirnya Mida–sapaan akrabnya–berdoa, “Semoga menjadi guru adalah panggilan jiwa untuk menyiapkan manusia beradab untuk peradaban dunia.”
Kemuliaan profesi guru pun ditemukan dalam catatan refleksi Nugra Heny Apriliah SPdI. Wakil KS Bidang Kesiswaan ini menuliskan, “Profesi guru menjadi mulia karena setiap kata dan perbuatan di hadapan siswa menjadi mutiara penuh dengan nasihat untuk kebaikan siswa-siswinya.”
Buku ini juga memuat perjuangan yang guru SD Mugeb tempuh. Seperti yang dituliskan Wakil KS Bidang Umum pada tulisannya berjudul Aku Bangga Menjadi Seorang Guru.
“Empat belas tahun bukan waktu yang sebentar untuk mengabdi di sekolah ramah anak ini. Menempuh jarak 23 km dari Desa Golokan Kecamatan Sidayu menuju GKB bukan alasan untuk tidak bersemangat berangkat mengajar,” tulisnya.
Masih banyak catatan dari guru lainnya sebagai hasil refleksi atas pengalaman di SD Mugeb. Benang merah dari keseluruhan catatan refleksi ini mengungkap kebanggaan mereka menjalankan peran guru. (*)
Penulis Sayyidah Nuriyah Editor Mohammad Nurfatoni







0 Tanggapan
Empty Comments