Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cerita di Balik Koreo 109 yang Bikin Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah Bernuansa Persela

Iklan Landscape Smamda
Cerita di Balik Koreo 109 yang Bikin Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah Bernuansa Persela
pwmu.co -
Koreo 109 oleh Tapak Suci Pimda 026 Lamongan. (Hendra/PWMU.CO)

PWMU.CO – Koreo berbentuk angka 109 dan bendera merah putih menjadi salah satu pemandangan menarik dalam Tabligh Akbar Milad Ke-109 Muhammadiyah di Stadion Surajaya, Lamongan, Ahad (25/11/18).

Adalah para pendekar Tapak Suci Pimda 026 Lamongan yang menampilkan koreo berbentuk angka 109—sesuai usia Muhammadiyah dalam hitungan tahun Hijriah—di tribun utara sektor 9 yang biasanya dihuni oleh Curva Boys 1967, salah satu kelompok suporter Persela.

Kepada PWMU.CO, Senin (26/11/18), Koordinator Aksi Asrufin Ramadhani menyampaikan, aksi tersebut terinspirasi oleh suporter Persela Curva Boys 1967 yang sering membuat kreatifitas berbentuk koreo-koreo dalam pertandingan home Persela.

“Dari sini akhirnya saya termotivasi membuat koreo untuk acara milad Muhammadiyah di Stadion Surajaya yang kebetulan kami ditempatkan di tribun utara yaitu sektor 9,” jelasnya.

Rencana yang sudah jauh-jauh hari diwacanakan itu ternyata mendapat dukungan dari Tapak Suci Pimda 026 Lamongan. “Sebelum hari H kami sudah persiapkan hingga bermalam di Stadion Surajaya untuk membuat pola angka 109,” ujarnya.

Asrufin menjelaskan, koreonya itu disusun dengan kertas yang dibeli di Surabaya. “Kami menghabiskan dana kurang lebih Rp 1,5 juta hanya untuk beli kertas. Dan semuanya didukung penuh oleh Pimda 026 Lamongan,” terangnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Di melanjutkan, “Semua ini bisa terlaksana berkat dukungan Bapak-Bapak pendekar TS Pimda 026 Lamongan yang tak henti-hentinya memberi semangat dengan teriakan ‘Merahkan Lamongan dengan merahnya Tapak Suci’.”

Selain itu, sambungnya, adanya dukungan dari rekan-rekan kader yang menggerakkan para siswa untuk menggeruduk stadion Surajaya Lamongan.

“Terbentuknya koreo itu berkat kedisiplinan satu komando para siswa-siswi Tapak Suci yang sudah dibentuk di setiap mereka latihan masing-masing,” ujarnya.

Bukan hanya koreo, para pendekar ini juga melakukan aksi poznan—aksi membelakangi lapangan lalu merangkul orang di sampingnya sambil melompat-lompat kecil. Ada pula viking claps layaknya suporter sepakbola beraliran ultras. (Hendra HW)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu