Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) berkolaborasi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah, yakni Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Universitas Muhammadiyah Jember, dan Universiti Malaya menggelar International Synergy on Psychology, Intercultural Research, and Education (INSPIRE) 2025 pada Senin-Selasa (20-21/10/2025) di Auditorium Nyai Walidah Kampus 3 Umsida.
Kegiatan internasional ini menjadi wadah sinergi lintas negara di bidang psikologi, pendidikan, dan riset budaya dengan mengusung tema besar “Educational Transformation for a Bright Future of the Youth Generation.”
Pada tahun ini, INSPIRE 2025 menitikberatkan pada penguatan kolaborasi internasional untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif dan berdaya saing global.
Dekan Fakultas Psikologi UM Surabaya, Dr. Dewi Ilma Antawati, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa kegiatan ini terdiri atas empat rangkaian utama, yaitu seminar internasional dan call for paper, kuliah umum, pengabdian kepada masyarakat, serta studi budaya.
“Tahun ini Fakultas Psikologi UM Surabaya menjadi penanggung jawab call for paper dan penyelenggara general lecture bersama Dr. Wiwik J. Prihastiwi, M.Si., Psikolog,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong publikasi ilmiah lintas disiplin serta membuka ruang kolaborasi internasional bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa.
Dengan format kegiatan yang inklusif, INSPIRE 2025 menghadirkan partisipasi yang luas, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, khususnya dari berbagai perguruan tinggi yang terlibat dalam penyelenggaraannya.
INSPIRE Conference 2025 ini mengusung konsep seminar dan konferensi internasional yang kolaboratif serta interaktif.
Para narasumber yang hadir berasal dari Indonesia, Malaysia, Kazakhstan, dan Aljazair. Topik yang dibahas mencakup inovasi dalam bidang pendidikan, tantangan psikologis pada remaja, serta peran pendidikan lintas budaya di era global.
Wiwik, sapaan akrabnya menegaskan bahwa melalui INSPIRE 2025, ia berharap terjalin sinergi antaruniversitas di tingkat global dan meningkatnya produktivitas publikasi ilmiah dosen serta mahasiswa.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi platform berkelanjutan untuk membangun jejaring riset lintas budaya dan menghadirkan gagasan segar bagi pengembangan generasi muda.
Melalui INSPIRE 2025, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antaruniversitas penyelenggara di tingkat global.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa pada forum internasional bereputasi, sekaligus memperkuat posisi bidang psikologi dan pendidikan Islam Indonesia di kancah global. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments