Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cetak Perempuan Berani dan Percaya Diri di Depan Umum, PRA Melirang Gelar Pelatihan Public Speaking

Iklan Landscape Smamda
Cetak Perempuan Berani dan Percaya Diri di Depan Umum, PRA Melirang Gelar Pelatihan Public Speaking
Foto bersama setelah pelatihan public speaking. Foto: Rabya Auliani/PWMU.CO.
pwmu.co -

Majelis Pembina Kader Pimpinan Aisyiyah Ranting (PRA) Melirang, Kabupaten Gresik menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking dengan tema “Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum dalam Mewujudkan Perempuan Berkemajuan,” Ahad (5/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula setempat ini dimulai tepat pukul 08.30 WIB dan diikuti dengan penuh semangat serta antusiasme oleh para peserta yang terdiri atas kader Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ranting Melirang.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Helmiyati Ningsih yang mengajak seluruh peserta memulai kegiatan dengan bacaan basmalah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Yunda Firda, yang menambah kekhidmatan suasana. Selanjutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua PRA Melirang, Shichifah Aziz.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Majelis Pembina Kader yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian para kader Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah agar mampu berbicara di depan umum dengan percaya diri dan penuh kecakapan.

Memasuki acara inti, hadir sebagai narasumber Afif Hidayatullah, S.E., S.Pd., M.Ak., C.H., C.NNLP., seorang motivator nasional yang berpengalaman dalam bidang pengembangan diri dan komunikasi publik.

Ia mengupas tuntas pentingnya kemampuan public speaking dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi perempuan berkemajuan yang aktif berperan di masyarakat.

Afif juga membagikan sejumlah tips untuk mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum, di antaranya: memulai dengan senyuman, mengatur napas, membangun power process, berpikir positif, menyalurkan energi melalui gerakan tubuh, serta tidak lupa berdoa sebelum berbicara.

Selanjutnya, para peserta diajak untuk melakukan praktik langsung dengan membentuk lingkaran, membuat yel-yel kelompok, serta berlatih berbicara di depan umum.

Suasana pun menjadi sangat hidup dan dipenuhi canda tawa, namun tetap sarat akan makna dan pembelajaran.

Menurut Afif, berbicara di depan umum sering kali dianggap sebagai hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Banyak yang merasa gugup, berkeringat dingin, atau bahkan kehilangan kata-kata ketika harus menyampaikan pendapat di hadapan banyak orang.

“Setiap orang dapat berbicara di depan umum dengan baik asalkan memiliki niat yang kuat dan rasa percaya diri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih dan diasah.

“Siapa pun bisa menjadi pembicara yang baik jika memiliki niat yang tulus dan kepercayaan diri,” tegasnya.

Afif juga memperkenalkan empat teknik sederhana namun efektif yang dikenal dengan istilah 4S, yaitu Semangat, Senyum, Sapu, dan Sapa.

1. Semangat

Menurutnya, semangat merupakan kunci utama dalam berbicara di depan umum. Seseorang yang memiliki semangat tinggi akan mampu memancarkan energi positif kepada audiens.

2. Senyum

Senyum merupakan cara paling sederhana untuk membangun kedekatan dengan pendengar. Selain itu, senyum adalah bahasa universal. Dengan tersenyum, audiens akan merasa lebih nyaman, dan suasana pun menjadi lebih hangat.

3. Sapu

Yang dimaksud dengan “sapu” adalah menyapu pandangan ke seluruh arah audiens. Dengan melakukan kontak mata ke berbagai sisi ruangan, pembicara menunjukkan bahwa ia menghargai kehadiran setiap orang yang ada.

4. Sapa

Teknik terakhir adalah menyapa. Sapaan hangat di awal atau di sela-sela pembicaraan dapat menciptakan suasana yang akrab dan membangun interaksi dengan audiens.

Kegiatan pelatihan berakhir tepat pukul 12.30 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama serta makan siang dengan menu bakso. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi, khususnya dalam berdakwah dan berorganisasi. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu