Suasana siang ceria plus cuaca yang cerah mewarnai kawasan SMP Muhammadiyah 1 Pare (SPEMSAPA), Kediri, Jawa Timur, pada hari Jum’at (27/02/2026), dalam kegiatan Character Building Training MI Muhammadiyah 1 Pare (MIMSAPA).
Tepat pukul 14.00 WIB, siswa kelas V dan VI MIMSAPA berpakaian busana muslim nan rapi mulai check in di lapangan SPEMSAPA. Kegiatan selanjutnya dilanjutkan di Hall SPEMSAPA.
Kegiatan diawali dengan salat Ashar berjamaah, kemudian dilanjutkan Character Building Training oleh Ustadz Ahmad Tallase dengan materi “Menjaga Lisan Offline dan Online”.
Pentingnya Menjaga Lisan di Dunia Nyata dan Digital
Pemateri mengajak seluruh siswa untuk mengamati sekitar dan memahami betapa pentingnya menjaga lisan. Lisan di dunia nyata disebut sebagai lisan offline, sedangkan di dunia digital disebut sebagai lisan online.
Setiap apa yang kita ucapkan, akan dipertanggungjawabkan nantinya. Termasuk ketika membuat status di media sosial, chatting dengan teman, maupun berkomunikasi dalam grup, semuanya termasuk bagian dari lisan online. Jika ada yang tersinggung atau tidak suka, maka hal tersebut juga dapat bernilai dosa.
“Jagalah lisanmu! Agar lisan ini senantiasa menjadi sumber kebaikan dan mencerminkan akhlak mulia bagi kita umat Islam,” tegasnya.
Suasana Pelatihan Penuh Semangat di Bulan Ramadan
Suasana pelatihan berlangsung sangat khidmat, penuh semangat, serta mendapat tanggapan positif dari para siswa kelas V dan VI MIMSAPA.
Kondisi berpuasa di bulan Ramadan tidak mengurangi semangat mereka untuk terus belajar dan mengikuti kegiatan dengan antusias.
Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa mampu berinteraksi secara bijak dalam berkomunikasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa lisan merupakan amanah yang harus dijaga dengan baik.
Pesan Kepala Sekolah: Bekal Karakter untuk Masa Depan
Dalam sambutannya, Eri Nurokhim, S.P., S.Pd., M.Kes selaku Kepala MIMSAPA menyapa seluruh siswa kelas V dan VI dengan penuh semangat.
“Semoga kegiatan Character Building Training MIMSAPA ini bisa menjadi bekal kalian ke depannya, melalui menjaga lisan secara offline berupa ucapan di dunia nyata, dan lisan online berupa chatting, DM-an, dan lainnya. Gunakan kata-kata yang baik dan jadilah siswa MIMSAPA yang berkarakter!” tuturnya.
Launching Program Terintegrasi MIMSAPA dan SPEMSAPA
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, juga dilaksanakan launching Program MIMSAPA dan SPEMSAPA Terintegrasi oleh M. Rifai, S.Pd., selaku Ketua PCM Pare. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Muhammad Yusuf Aziz, S.P., selaku Komite MIMSAPA; Agung Puji Hartoyo, M.P., selaku Majelis Dikdasmen PCM Pare; Pandu Septian, S.Pd., selaku Kepala SPEMSAPA; serta tokoh lainnya.
Shaquilla Azahra Quincy Liandra, Ketua IPM MIMSAPA periode 2025-2026, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan sekaligus menjadi saksi launching program baru tersebut.
“Aku senang bisa ikut kegiatan ini, walaupun lagi puasa tapi tetap semangat. Karena jadi salah satu saksi bersejarah dan ada game yang aku nanti. Lisan yang wajib kita jaga, baik langsung maupun di media sosial, pesan Ustadz tadi,” tuturnya.
Ditutup dengan Ibadah Bersama dan Kebersamaan
Kegiatan ditutup dengan rangkaian ibadah bersama, mulai dari salat Magrib berjamaah, buka puasa bersama, hingga salat Tarawih berjamaah. Momentum ini semakin mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai spiritual para siswa.
Melalui kegiatan ini, MIMSAPA terus berkomitmen mencetak siswa yang berkarakter dan berakhlakul karimah, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam berperilaku, baik di dunia nyata maupun digital.





0 Tanggapan
Empty Comments