Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ciptakan Kader Lingkungan, Kolaborasi Hijau Pesantren Refah Islami dan SD Muhammadiyah Melirang

Iklan Landscape Smamda
Ciptakan Kader Lingkungan, Kolaborasi Hijau Pesantren Refah Islami dan SD Muhammadiyah Melirang
1. Foto kegiatan praktik pembuatan sabun cuci tangan dari minyak jelantah. (Rabya Auliani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Jumat (24/10/2025) pagi yang cerah dan penuh semangat, Aula SD Muhammadiyah Melirang tampak berbeda dari biasanya. Suasana riuh penuh keceriaan mewarnai kegiatan Roadshow Workshop Kader Lingkungan yang digelar oleh Pesantren Refah Islami bekerja sama dengan SD Muhammadiyah Melirang.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB menghadirkan pengalaman baru bagi para siswa, yakni belajar membuat sabun dari minyak jelantah. Sebuah kegiatan edukatif yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan.

Acara dibuka oleh santri Refah Islam, Kak Irsya dengan diajak membaca surat ad- Dhuha. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SD Muhammadiyah Melirang, ustadz Fichrul Efendi, S.Pd., M.Pd. mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Kader Lingkungan Hidup, dan kader Literasi yang mengajak murid SD Muhammadiyah Melirang untuk berinovasi menciptakan terobosan baru.

Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Madrasah Tsanawiyah, ustadz Miqdad Faruqi, S.Sos., Al Hafidz. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada pihak SD Muhammadiyah Melirang yang telah memberikan kesempatan untuk anak didik Refah Islami untuk berbagi pengalaman inspirasi kepada adik-adik SD Muhammadiyah Melirang mengenai cara membuat sabun cuci tangan dari minyak jelantah.

Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan berbagi cerita tentang Pondok Pesantren Refah Islami dengan menampilkan tayangan video. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti praktik pembuatan sabun dengan bahan minyak jelantah.

Workshop ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya dalam mengelola limbah rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami bahwa minyak jelantah yang sering dianggap sebagai sampah ternyata bisa diolah menjadi produk bernilai guna tinggi, seperti sabun cuci tangan atau sabun serbaguna.

Dengan bimbingan para kader lingkungan dari Pesantren Reefah Islami, anak-anak belajar langkah demi langkah mengubah minyak bekas menjadi sabun yang wangi, bersih, dan aman digunakan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

 Ciptakan Kader Lingkungan, Kolaborasi Hijau Pesantren Refah Islami dan SD Muhammadiyah Melirang
2. Foto bersama murid Pesantren Refah Islami bersama murid SD Muhammadiyah Melirang setelah kegiatan. (Rabya Auliani/PWMU.CO)

Selain praktik langsung, para peserta juga mendapatkan penjelasan menarik mengenai dampak negatif pembuangan minyak jelantah ke lingkungan, seperti pencemaran tanah dan air.

Dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak diajak untuk lebih peduli terhadap bumi tempat mereka hidup. Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk belajar kreativitas, kerja sama, dan tanggung jawab sosial.

Tema kegiatan “Dari Minyak Sisa Jadi Karya Bernilai” benar-benar terasa dalam setiap aktivitas. Anak-anak tampak antusias mengikuti proses pembuatan sabun, mulai dari mencampur bahan, mengaduk adonan, hingga menuangkan ke dalam cetakan. Rasa bangga terpancar saat mereka melihat hasil karya sendiri yang wangi dan bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Melirang bersama Pesantren Reefah Islami berharap dapat melahirkan generasi peduli lingkungan yang kreatif, inovatif, dan berakhlak mulia.

Dengan semangat “Bersih Tangan, Bersih Lingkungan, Hati Senang”, acara ini menjadi bukti nyata bahwa langkah kecil bisa membawa perubahan besar bagi bumi kita.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu