Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

DAD IMM Kaizen 2025: Integrasi Intelektual dan Moralitas Menuju Kader Autentik

Iklan Landscape Smamda
DAD IMM Kaizen 2025: Integrasi Intelektual dan Moralitas Menuju Kader Autentik
Prosesi pengukuhan calon kader IMM Kaizen pada DAD 2025. Foto: Istimew/PWMU.CO
pwmu.co -

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kaizen Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menggelar Darul Arqam Dasar (DAD) 2025 bertema Integrasi Intelektual dan Moralitas Menuju Kader Autentik.

Acara pembukaan berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya, Gedung F lantai 2, ruang 202 dan 203, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini diikuti 86 peserta yang terdiri dari 36 panitia, 16 instruktur, dan 44 peserta pelatihan. Adapun pelaksanaan DAD berlangsung di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo selama tiga hari dua malam.

Hadir dalam pembukaan, perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IMM Surabaya dan Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM UM Surabaya yang masing-masing memberikan sambutan.

Ketua PC IMM Surabaya Syarif Hidayat menegaskan pentingnya berorganisasi dengan orientasi yang kuat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Jadilah kader yang visioner, memperkuat budaya membaca dan berdiskusi. Jangan jadikan DAD sekadar syarat administratif kampus, tetapi langkah awal perubahan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum Koorkom IMM UM Surabaya Izza Mukmin mengingatkan peserta agar menjadikan IMM sebagai ladang pengabdian.

“Risiko terbesar kehidupan adalah kematian. Karena itu, pilihlah untuk berguna bagi sesama. Teruslah fastabiqul khairat antar sesama kader,” ujarnya.

Makna DAD dalam Perkaderan IMM

DAD merupakan pelatihan dasar wajib bagi calon kader IMM untuk memahami ideologi, nilai, dan arah gerakan organisasi.

“Jika IMM adalah rumah, maka DAD adalah pintu masuk bagi mereka yang siap berjuang dan menetap di dalamnya,” ujar salah satu panitia.

Kegiatan DAD IMM Kaizen meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, serta inagurasi berupa penampilan kreatif peserta.

Kegiatan dimulai dengan pemberangkatan peserta menuju lokasi pelatihan. Setelah istirahat dan salat, peserta mengikuti sesi kontrak belajar.

Malam harinya, peserta menerima materi pertama bertema Al-Islam yang disampaikan oleh Dr Sholikhul Huda, M.Fil.I dan Asy’ari, S.Pd., M.Pd.

Materi ini menjadi dasar pembentukan karakter Islami kader IMM Kaizen. Sesi dilanjutkan dengan FGD dan ditutup dengan istirahat malam.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pada Sabtu (8/11/2025), kegiatan diawali salat subuh berjamaah, hafalan surat, dan sarapan pagi.

Materi kedua tentang Kemuhammadiyahan disampaikan oleh Lukman Hakim, S.T., M.T. dan Firman, S.Kep.
Materi ketiga, Ke-IMM-an, dibawakan oleh Satriabuana Putra, S.T. dan Yogik Septiawan, S.Pd.

Kedua materi tersebut menumbuhkan kesadaran intelektual dan tanggung jawab sosial di kalangan kader.

Setelah istirahat, peserta mengikuti materi Logika Berpikir bersama Khoiul Anam, M.Sos. dan Achmad Hidayatullah, Ph.D.

Materi kelima, Analisis Sosial, disampaikan oleh Syfaul Qolbi Ekhiasan, S.Pi. dan Teguh Imami, S.Hum., M.Sosio.
Keduanya mengajak kader memahami realitas masyarakat dan berperan aktif dalam perubahan sosial.

Malam harinya, kegiatan ditutup dengan Inagurasi, sebagai ajang ekspresi, refleksi, dan kebersamaan antar kader.

Ahad (9/11/2025), peserta dibangunkan dini hari untuk mengikuti Ikrar Kader, dilanjutkan salat subuh berjamaah dan sarapan pagi.

Materi terakhir, Gerakan Mahasiswa (Germa), disampaikan oleh M Syahrul R Al M., S.H., M.H.
Materi ini menegaskan peran kader sebagai motor penggerak perubahan di kampus dan masyarakat.

Sebelum penutupan, peserta mempresentasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen menerapkan nilai-nilai hasil DAD.

Acara ditutup dengan doa bersama dan salat berjamaah, kemudian peserta kembali ke kampus dengan semangat baru.

Melalui tema Integrasi Intelektual dan Moralitas Menuju Kader Autentik, IMM Kaizen berkomitmen mencetak kader yang cerdas secara intelektual dan berakhlak luhur.

Kegiatan ini menjadi langkah awal mencetak generasi autentik yang mampu memadukan kekuatan akal dan akhlak dalam perubahan sosial.

Dengan semangat Tri Kompetensi Dasar IMM—Keislaman, Keilmuan, dan Kemasyarakatan—DAD Kaizen 2025 diharapkan melahirkan insan berjiwa dakwah, kritis, dan berkarakter autentik menghadapi tantangan zaman.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu