PWMU.CO – Darul Arqam Dasar (DAD) merupakan sarana kaderisasi yang dilakukan oleh organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah yang bernama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). DAD merupakan kaderisasi awal IMM setelah melakukan rekrutmen calon anggota. Dalam Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, Darul Arqom yang merupakan pengkaderan utama IMM terpola menjadi tiga tingkat, yaitu: Darul Arqam Dasar (DAD), Darul Arqam Madya (DAM), dan Darul Arqam Paripurna (DAP).
Secara filosofis istilah “Darul Arqam” merujuk pada rumah Arqam bin Abil Arqam, sahabat Rasulullah SAW yang rumahnya berfungsi sebagai pusat pembinaan bagi generasi pertama umat Islam kala itu. Dari rumah Arqam ini lahirlah tokoh-tokoh penting pada Islam awal, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Ali bin Abi Thalib, dan Siti Khadijah.
Berikutnya IMM mengadopsi konsep Darul Arqam tersebut sebagai simbol pembinaan kader ikatan. Dengan harapan kelak lahir akademisi Muslim yang memiliki wawasan intelektual luas, karakter kuat, serta loyalitas terhadap gerakan dakwah Muhammadiyah.
Sebagai ortom Muhammadiyah yang bergerak di ranah kemahasiswaan, IMM memiliki peran strategis dalam mencetak kader yang tidak hanya unggul secara akademik. Lebih dari itu juga harus memiliki pemahaman ideologis yang kuat. Orientasinya, agar sejalan dengan tujuan Muhammadiyah, yaitu “menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”.
Oleh karenanya, DAD menjadi instrumen penting dalam memastikan kader IMM memahami, menginternalisasi, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah dalam kehidupan akademik, sosial, dan kepemimpinan.

Darul Arqam Dasar IMM Komisariat Yustisia FH UM Surabaya
IMM Komisariat Yustisia, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya pada Jumat – Sabtu (21-23/02/2025) telah sukses merealisasikan program DAD. Mengusung tema “In Harmonia Progressio”, — yang maknanya “keselarasan dan kemajuan” — IMM Komisariat Yustisia menggelar kegiatan di SD Muhammadiyah 9 Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi perkaderan tingkat komisariat. Melalui tema tersebut, harapannya agar kader IMM Komisariat Yustisia dapat membangun kekompakan . Serta mampu bergerak bersama dalam mewujudkan kemajuan pada berbagai aspek kehidupan.
Selama tiga hari pelaksanaan itu, pelaksanaan kegiatan DAD berjalan dengan baik, sesuai dengan tujuan perkaderan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Hari pertama, menjadi kegiatan pembukaan yang berisi sambutan-sambutan dari beberapa perwakilan. Sambutan pertama oleh Immawan Mohammad Dino selaku Ketua Pelaksana. Berikutnya Immawati Zakiyatus Syarifah selaku Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM Yustisia. Sedangkan sambutan dari perwakilan Koordinator Komisariat Universitas Muhammadiyah Surabaya oleh Immawati Yessy Kurniawati, dan perwakilan Pimpinan Cabang IMM Kota Surabaya Immawati Rada Annisa.






0 Tanggapan
Empty Comments