Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Diskusi Hingga Nasihat Spiritual: Catatan Hangat Family Gathering IMM UM

Iklan Landscape Smamda
Dari Diskusi Hingga Nasihat Spiritual: Catatan Hangat Family Gathering IMM UM
pwmu.co -
Family gathering Fokal IMM UM (Muhammad Haris Nurdiansyah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Fokal IMM Malang sukses menggelar Family Gathering antara kader dan Fokal IMM Universitas Negeri Malang (UM) di Batu, Jumat (18/4/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema Merangkai Kisah, Mewujudkan di Rate Angels, Villa Batu, dan berlangsung sejak pukul 15.30 WIB.

Satu per satu kader dan Fokal IMM Universitas Negeri Malang datang sesuai jadwal yang ditetapkan. Mereka berkumpul secara melingkar dan melakukan pembukaan acara.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari satu malam. Para peserta kegiatan pun sangat antusias, baik dari kader maupun fokal IMM Universitas Negeri Malang. Total jumlah peserta yang hadir sebanyak kurang lebih 100 kader dan fokal IMM Universitas Negeri Malang.

Dalam rangkaian kegiatan, terdapat stadium general yang disampaikan oleh Tsalis Rifai ST MT pada pukul 16.45. Ia merupakan Ketua Fokal IMM Malang sekaligus Ketua PDM Kota Batu. Dalam kesempatan itu, ia memberikan nasihat-nasihat kepada para kader dan fokal IMM Universitas Negeri Malang.

Nasihat yang ia sampaikan pertama adalah sebagai kader Muhammadiyah hendaknya senantiasa melakukan kebaikan di mana pun tempat berpijak, sebab hasil yang dipanen tidak selalu didapat sekarang.

“Yang perlu saya sampaikan pertama kali adalah, sebagai kader Muhammadiyah hendak selalu menanam pundi-pundi kebaikan sehingga dapat menuai di waktu yang telah ditentukan oleh Tuhan. Saya teringat apa yang disampaikan oleh Buya Hamka, Kalau hidup sekadar hidup, kera di hutan pun hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kerbau di sawah pun dapat bekerja,” ungkapnya.

Mengembangkan Kegiatan Intelektual

“Nasihat kedua yang ingin saya sampaikan kepada para kader Muhammadiyah, lebih khusus pada kader dan Fokal IMM Universitas Negeri Malang, adalah senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan intelektual, salah satunya dengan melakukan diskusi-diskusi ilmiah,” tambahnya.

Kedua, Tsalis Rifai berpesan kepada para kader untuk senantiasa mengembangkan kegiatan intelektual guna memperluas wawasan berpikir dan menjadi kader yang kompeten

Tepat pada pukul 17.25 WIB, Tsalis Rifai memberikan nasihat terakhir agar tidak meninggalkan ibadah kepada Allah SWT, meskipun sebagai aktivis.

“Meskipun sebagai aktivis dan kegiatannya produktif, kita sebagai kader Muhammadiyah tidak boleh sedikit pun lengah dalam melakukan ibadah-ibadah wajib yang telah ditetapkan, utamanya shalat,” pungkasnya.

Penulis Muhammad Haris Nurdiansyah Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu