Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dan FPT University Vietnam menjadi momentum penting. Utamanya dalam upaya memperluas jejaring internasional di bidang pendidikan tinggi. Nota kesepahaman yang ditandatangani di Ho Chi Minh City, pada Senin (4/8/2025) ini semakin mempertegas obsesi UMG untuk menjadi kampus unggul dan mengglobal.
Acara penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Prof. Dr. Khoirul Anwar, didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Slamet Asari. Dalam sambutannya, Prof. Khoirul Anwar menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi. Kehadiran kedua pimpinan UMG tersebut menunjukkan komitmen kuat universitas dalam memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional.
“Kerja sama internasional bukan hanya soal mobilitas akademik, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan tantangan global,” ungkapnya.

Kedua lembaga perguruan tinggi ini sepakat menjalin kerjasama strategis yang mencakup:
– Program pertukaran mahasiswa dan dosen (students/faculty exchange program)
– Riset kolaboratif internasional (international joint research program)
– Program pengalaman jangka pendek bagi mahasiswa (short term experience program)
– Program magang global (global internship program)
Unggul yang Mendunia
Kolaborasi yang berwujud nota kesepahaman ini merupakan langkah konkrit UMG untuk menjadi kampus yang unggul dan berdaya saing global. Melalui program pertukaran mahasiswa/dosen dan serta riset bersama, maka terbukalah ruang bagi segenap civitas akademika — khususnya dari UMG — dalam memperluas wawasan, memperkaya pengalaman, dan membangun jejaring internasional yang kuat.
Doktor Slamet Asari menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka berbagai peluang strategis, seperti riset kolaboratif lintas negara, pengembangan kurikulum yang selaras dengan standar global, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
“Mahasiswa kita akan mendapatkan exposure internasional yang sangat berharga. Ini bukan hanya tentang belajar di luar negeri, tapi juga tentang membentuk karakter global yang siap berkontribusi dimanapun mereka berada,” ujar Asari.
Melalui kerja sama ini, harapannya dapat mendorong munculnya inovasi-inovasi baru sebagai hasil dari kolaborasi riset. Selain itu juga dalam rangka memperkuat kompetensi lulusan melalui program magang global, serta memperkaya perspektif akademik melalui interaksi lintas budaya.
Dengan semangat kolaborasi dan visi global, UMG terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara lokal, tetapi juga relevan dan kompetitif di kancah internasional.
Dengan semangat kolaborasi dan visi global, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga aktif membangun jejaring internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjadikan UMG sebagai pusat keunggulan pendidikan yang berdampak luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.***





0 Tanggapan
Empty Comments