Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggelar seminar Bincang Legislatif sebagai upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik secara kritis dan konstruktif.
Kegiatan ini berlangsung di Aula KH Mas Mansyur Umsida dan dihadiri sekitar 200 peserta dari mahasiswa umum, organisasi mahasiswa (Ormawa), organisasi otonom (Ortom), serta delegasi dari 11 kampus yang tergabung dalam FL2MI Jawa Timur.
Mengusung tema “Panggung Akuntabilitas: Bedah Etika Legislatif, Stabilitas Politik, dan Kebebasan Berpendapat di Era Keterbukaan”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama:
- Dedi Irwansyah
- Agus Imantoro
Keduanya memberikan wawasan terkait pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga demokrasi dan stabilitas sosial di tengah dinamika politik.
Ketua Umum DPM Umsida, Bagus Anggara Putra, menegaskan bahwa mahasiswa harus berani menyampaikan aspirasi secara kritis namun tetap konstruktif.
“Mahasiswa harus mampu mengemas keberanian dalam bentuk aspirasi yang membangun dan mencerminkan intelektualitas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rencana program unggulan DPM Umsida, yakni Sekolah Legislatif yang akan digelar dalam waktu dekat.
Dalam pemaparannya, Agus Imantoro mengajak mahasiswa untuk lebih peka terhadap kondisi bangsa dan tantangan global.
Ia menyinggung berbagai isu strategis, mulai dari target Indonesia Emas 2045 hingga tantangan radikalisme dan stabilitas politik daerah.
“Apakah Indonesia Emas 2045 benar-benar bisa tercapai? Ini perlu kita kritisi bersama,” ujarnya membuka diskusi.
Sementara itu, Dedi Irwansyah menjelaskan fungsi utama legislatif, yaitu:
- Membentuk peraturan
- Menyusun dan mengawasi anggaran
- Melakukan pengawasan
- Menyalurkan aspirasi masyarakat
Ia menyampaikan materi secara interaktif dengan melibatkan peserta melalui diskusi dan pertanyaan.
Diskusi yang berlangsung dinamis ini mendapat respons positif dari peserta. Salah satu delegasi dari Universitas KH Hasyim Asy’ari, Zaid Tsabit, menilai kebebasan berpendapat menjadi aspek penting dalam mewujudkan masa depan bangsa.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi penting bagi mahasiswa dalam memahami peran strategis mereka dalam sistem demokrasi.
DPM Umsida berharap forum seperti ini dapat terus mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang kritis, berintegritas, dan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.





0 Tanggapan
Empty Comments