Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Kampus untuk Desa: FT UM Surabaya Resmi Berkolaborasi dengan Desa Kebontunggul

Iklan Landscape Smamda
Dari Kampus untuk Desa: FT UM Surabaya Resmi Berkolaborasi dengan Desa Kebontunggul
Foto Kerja Sama Fakultas Teknik UM Surabaya dengan Desa Kebontunggul Mojokerto (Andre/PWMU.CO)
pwmu.co -

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya resmi menjalin kerja sama dengan Desa Kebontunggul, Kabupaten Mojokerto. Penandatanganan surat kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa (2/9/2025) di Kantor Desa Kebontunggul.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik Hadi Kusnanto ST MT perwakilan dari setiap program studi di Fakultas Teknik, Kepala Desa Kebontunggul Siandi SH MM MH serta perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak menjadi bukti nyata komitmen untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

Momen penting dalam acara tersebut adalah penandatanganan surat kerja sama yang dilakukan langsung oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik UM Surabaya bersama Kepala Desa Kebontunggul.

Penandatanganan ini menandai awal kolaborasi resmi yang akan dijalankan secara berkelanjutan melalui berbagai program kerja nyata. Dengan adanya dokumen kerja sama ini, kedua belah pihak bersepakat untuk saling mendukung dalam upaya pengembangan potensi desa berbasis teknologi dan inovasi.

Desa Kebontunggul, yang terletak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memiliki luas wilayah sekitar 1,632 km² dengan jumlah penduduk kurang lebih 1.753 jiwa.

Desa ini dikenal dengan berbagai potensi unggulannya, antara lain budidaya tanaman obat keluarga (TOGA), bonsai, produksi telur asin, hingga industri mebel.

Selain itu, Kebontunggul juga mengembangkan sektor pariwisata melalui destinasi alam Lembah Mbencirang yang menawarkan panorama indah Gunung Anjasmoro dan Gunung Welirang.

Lembah Mbencirang dilengkapi dengan berbagai wahana wisata serta program smart farming berbasis teknologi otomasi IoT yang dirancang untuk mendukung perekonomian dan pendidikan masyarakat desa. Potensi inilah yang menjadi daya tarik sekaligus peluang strategis bagi kerja sama dengan Fakultas Teknik UMSurabaya.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, mulai dari pendampingan teknologi tepat guna untuk pengolahan hasil pertanian, pelatihan manajemen dan digitalisasi bagi pelaku UMKM, hingga penelitian terapan yang akan dilakukan oleh dosen dan mahasiswa.

Selain itu, program pengabdian masyarakat juga menjadi bagian penting karena mahasiswa diberi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmunya secara langsung melalui proyek-proyek lapangan.

Dengan langkah ini, masyarakat desa diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hidup, dan kemandirian secara berkelanjutan.

Rencana tindak lanjut dari kerja sama ini telah disusun dalam waktu dekat. Fakultas Teknik UM Surabaya akan mengintegrasikan kegiatan perkuliahan dengan praktik lapangan di Desa Kebontunggul sehingga mahasiswa dapat belajar langsung dari permasalahan nyata di masyarakat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain itu, akan dilaksanakan program pengabdian masyarakat berupa pelatihan teknologi sederhana untuk mendukung pertanian, pengolahan produk lokal, dan pengembangan UMKM.

Di sisi penelitian, dosen dan mahasiswa akan melakukan kajian bersama mengenai pemanfaatan teknologi IoT dalam smart farming, pengelolaan sumber daya desa, energi terbarukan, serta inovasi produk lokal yang dapat meningkatkan daya saing masyarakat.

Kepala Desa Kebontunggul, Siandi SH MM MH dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Fakultas Teknik UM Surabaya.

Ia menyebutkan bahwa penandatanganan surat kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam bidang teknologi dan pemberdayaan ekonomi.

Memahami Dinamika Masyarakat

Hadi Kusnanto ST MT menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program-program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Masyarakat yang hadir juga menyambut baik kerja sama ini. Mereka berharap keterlibatan perguruan tinggi mampu memberikan solusi praktis bagi kehidupan sehari-hari, mulai dari peningkatan hasil pertanian, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan usaha kecil menengah.

Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah positif yang membuka jalan bagi desa untuk berkembang lebih maju dan mandiri.

Dengan adanya penandatanganan surat kerja sama ini, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Desa Kebontunggul berkomitmen membangun hubungan berkelanjutan.

Sinergi antara dunia akademik dan masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh nyata kolaborasi yang produktif, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi pembangunan desa yang lebih inklusif, inovatif, dan berdaya saing.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu