Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Kebun Vertikal ke Meja Makan: Puncak Karya Siswa SDMM Wujudkan Sekolah Ramah Iklim

Iklan Landscape Smamda
Dari Kebun Vertikal ke Meja Makan: Puncak Karya Siswa SDMM Wujudkan Sekolah Ramah Iklim
Keseruan panen kangkung hasil projek STEM kelas 6. Foto: Renova Mi'rojul Lail/PWMU.CO
pwmu.co -

Suasana riang dan rasa bangga menyelimuti siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), Senin (17/11/2025). Pagi itu menjadi momen istimewa saat mereka memanen sayuran hijau segar dari kebun vertikal hasil karya tangan mereka sendiri. Kegiatan panen dan masak bersama ini menandai keberhasilan proyek STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bertajuk SDMM Ramah Iklim yang telah berjalan sejak September lalu.

Inisiatif ini berawal dari keresahan siswa terhadap minimnya ruang terbuka hijau di sekolah yang membuat kegiatan belajar di luar ruangan terasa kurang nyaman.

“Saya kurang suka belajar di luar kelas karena tidak nyaman, udaranya panas dan gerah,” ujar Muhammad Ziyad Avicenna, siswa kelas 6 Nusa Penida, mengenang kondisi sebelum proyek dimulai.

Melalui metode design thinking yang meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, test, hingga present, para siswa berhasil mengubah keterbatasan lahan menjadi solusi inovatif. Mereka merancang dan membangun kebun vertikal sebagai wujud nyata penerapan konsep STEM.

Selama dua bulan, benih kangkung dan pakcoy dirawat dengan penuh kesabaran. “Kami berbagi tugas menyiram dan memberi pupuk secara bergiliran agar tanaman tumbuh subur,” tutur Muhammad Raffa Aqila Rahmada dari kelas 6 Labuan Bajo, menggambarkan semangat gotong royong yang terbangun.

Hasil panen pun memuaskan. Kangkung dan pakcoy yang segar kemudian diolah menjadi menu cah kangkung dan mi kuah pakcoy. Proses memasak berlangsung penuh antusiasme, dengan para siswa saling membantu mencuci, memotong, dan mengolah sayuran hasil kebun mereka.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Guru pendamping kelas 6, Rudi Purnawan, mengungkapkan rasa bangganya saat menyaksikan proses tersebut.

“Ini luar biasa. Cah kangkung semewah ini biasanya kita beli dengan harga mahal di restoran. Tapi hari ini kalian bisa menikmati hasil karya sendiri dari kebun vertikal yang kalian buat,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan santap siang bersama. Setiap suapan terasa lebih bermakna karena merupakan hasil dari proses panjang belajar, berinovasi, dan bekerja sama.

Proyek ini tak hanya menghadirkan pengalaman panen sayuran, tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan di kalangan siswa SDMM. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu