
PWMU.CO – Kegiatan Festival Besuk Sungai yang diselenggarakan oleh Eco Bhineka menjadi ajang pembuktian kreativitas bagi siswa-siswi SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models). Tim dari Organisasi Pecinta Alam (Orspala) sekolah tersebut sukses mendapatkan penghargaan dalam lomba daur ulang limbah sampah, menjadikan mereka pusat perhatian dalam acara tersebut, Ahad (11/5/2025).
Dalam perlombaan yang penuh inovasi ini, Elok Dwi Febrianti berhasil meraih Juara 1 dengan karyanya, yaitu asbak dari lelehan tutup botol bekas. Ia diikuti oleh Ratih Dwi Wahyuni sebagai Juara 2 dengan karyanya, yaitu gantungan kunci dan pin dari lelehan tutup botol bekas.
Sementara itu, secara kolektif, tim Orspala juga meraih Juara 3 atas kreativitas mereka dalam menciptakan kerajinan dari limbah sampah.
Menurut Pembina Orspala, Agus Nur Ismail, ajang ini tidak hanya mengasah kreativitas para siswa, tetapi juga memperkuat kesadaran lingkungan.
“Kegiatan lomba kreativitas daur ulang limbah sampah sangat menginspirasi karena kami di Orspala merupakan kader lingkungan dampingan Eco Bhineka yang sering mengikuti berbagai kegiatan dalam Program Besuk Sungai,” ungkapnya.
Kreasi Bunga dari Limbah Plastik
Salah satu karya siswa SMK Models yang mengantarkan tim Orspala meraih prestasi adalah bunga hias yang dibuat dari bahan daur ulang seperti botol plastik bekas, galon bekas, dan kawat bekas.
Untuk membuat bunga hias dari limbah plastik, pertama, botol plastik bekas dipotong menjadi kelopak bunga, kemudian dibentuk agar menyerupai bunga asli. Kawat digunakan sebagai rangka tangkai, sementara potongan galon bekas dijadikan alas agar bunga lebih kokoh.
Setelah semua bagian dirakit menggunakan lem tembak, bunga dihias dengan cat agar lebih menarik. Setelah kering, kerajinan ini siap digunakan sebagai hiasan.
Kemenangan Orspala di festival ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan bisa berjalan beriringan. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam melalui inovasi daur ulang.
Penulis Cici Arista dan Lutfia Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments