Semangat berbagi di bulan suci Ramadan tampak begitu terasa di lingkungan SMP Muhammadiyah 8 Gresik (Spem Eight). Melalui program Amil Cilik, para siswa belajar tidak hanya memahami makna zakat, tetapi juga terlibat langsung dalam proses menghimpun hingga menyalurkannya kepada yang berhak menerima.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pendidikan karakter, kepedulian sosial, dan praktik nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pengumpulan Zakat Dilakukan Selama Empat Hari
Pengumpulan zakat di Spem Eight dilaksanakan selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Maret 2026. Selama periode tersebut, para siswa yang tergabung sebagai Amil Cilik bertugas menerima zakat dari warga sekolah, baik berupa beras maupun uang.
Dengan penuh tanggung jawab, mereka mencatat, mengelola, dan menata zakat yang terkumpul agar siap disalurkan kepada para mustahik.
Proses ini juga menjadi sarana belajar bagi siswa untuk memahami tata kelola zakat secara sederhana namun tetap menjunjung tinggi prinsip amanah.
Belajar Amanah dan Kepedulian Sosial Sejak Dini
Kegiatan ini tidak hanya sekadar pengumpulan zakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya amanah, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.
Para Amil Cilik dilatih untuk bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, serta memahami bahwa zakat merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang memiliki dampak besar bagi masyarakat.
Melalui pengalaman tersebut, para siswa belajar bahwa berbagi bukan hanya sekadar memberi, tetapi juga mengelola amanah dengan penuh tanggung jawab agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Zakat Disalurkan kepada Siswa dan Masyarakat Sekitar
Setelah proses pengumpulan selesai, zakat yang telah terkumpul kemudian disalurkan pada 13 Maret 2026 kepada siswa dan masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah. Penyaluran zakat dilakukan dengan tertib dan penuh rasa syukur.
Para siswa turut merasakan kebahagiaan ketika melihat bantuan yang mereka kelola dapat sampai kepada para penerima. Momen ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat rasa empati serta kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Kepala SMP Muhammadiyah 8 Gresik, Bu Lilis, menyampaikan bahwa kegiatan Amil Cilik ini menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter siswa.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang zakat secara teori, tetapi juga mempraktikkan langsung nilai kepedulian dan tanggung jawab. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan jiwa sosial serta membentuk karakter siswa yang amanah dan gemar berbagi kepada sesama,” ujarnya.






0 Tanggapan
Empty Comments