Kajian Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyuwangi bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Banyuwangi berlangsung khidmat pada (Ahad 8/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Perkuat Iman, Luaskan Wawasan, dan Dekatkan Diri kepada Allah SWT di Bulan Penuh Rahmat.”
Kegiatan dilaksanakan di Musholla At-Taubah Pakis Ancar, Lingkungan Krajan RT 02/RW 01, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi. Acara ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Banyuwangi serta pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Banyuwangi.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana khidmat. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Ketua Ranting Muhammadiyah Pakis Ancar, Ihsan Subaji, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PCM Pakis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Musholla At-Taubah sebagai tuan rumah kegiatan kajian Ramadan ini.
Ia juga menjelaskan bahwa musholla tersebut mendapatkan tanda tangan dari PWM Jawa Timur, Prof. Thohir Lutf, pada momentum Milad Muhammadiyah yang diselenggarakan di Cafe Gumitir. Hal tersebut menjadi salah satu penanda dan penguat bahwa Musholla At-Taubah secara resmi berdiri dan menjadi bagian dari amal usaha dakwah Muhammadiyah di wilayah tersebut.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Hasan Syaiful Rizal, S.Pi dari Bidang Dakwah dan Kajian Islam PDPM Banyuwangi. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar Muhammadiyah Cabang Pakis atas dukungan dan kesiapan menjadi tuan rumah kegiatan kajian rutin ini.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan kabar baik bahwa sebanyak 14 masjid dan musholla akan mendapatkan bantuan berupa kipas angin dan dispenser sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan dakwah dan keagamaan.
Ketua PDPM Banyuwangi, Moh. Iqbal, BA., MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa dakwah merupakan bagian dari perjuangan yang harus terus dijalankan oleh kader Muhammadiyah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pada tahun 2025 PDPM Banyuwangi belum sempat melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus tetap berkomitmen menjalankan tanggung jawab organisasi dengan sebaik-baiknya.
Dakwah Kultural
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Lukman Hakim, M.Pd, yang menekankan pentingnya mengembangkan dakwah kultural dan dakwah struktural dalam memperkuat peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Kajian Ramadan ini menghadirkan Ustadz Rizal Bisma Aminullah, S.Pd sebagai pembicara utama. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan materi tentang nikmat Islam dan nikmatnya masa muda. Ia menekankan bahwa seorang Muslim harus memegang teguh keyakinan melalui kalimat syahadat sebagai dasar keimanan kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam kehidupan seorang Muslim terdapat tiga syarat utama, yaitu ilmu, iman, dan amal. Ketiganya harus berjalan seimbang agar seseorang dapat menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa dalam menjalankan ibadah diperlukan tiga landasan utama, yaitu cinta kepada Allah, ketulusan dalam beribadah, serta ketaatan terhadap perintah-Nya.
Melalui kegiatan Kajian Ramadan ini diharapkan mampu memperkuat iman, memperluas wawasan keislaman, serta menumbuhkan semangat dakwah di kalangan generasi muda Muhammadiyah di Banyuwangi. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments