Suasana Pantai Ngursarnadan, Maluku Tenggara, berubah semarak pada Jumat (24/10). Ribuan murid dan guru dari berbagai sekolah di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara tumpah ruah mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Turut hadir Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun, Direktur SMA Winner Jihad Akbar, Kepala UPT Kemendikdasmen Provinsi Maluku, serta jajaran Forkopimda Maluku Tenggara. Kegiatan ini makin istimewa karena menghadirkan pencipta gerakan SAIH, Sugito Adiwarsito, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGP) Jawa Barat, sebagai instruktur utama.
Pantai Ngursarnadan yang tersohor dengan pasir putih halusnya menjadi saksi semangat ribuan siswa menari dan berolahraga dengan riang. Kegiatan ini tidak hanya memupuk hidup sehat, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan karakter positif sejak dini.
“Kalian semua adalah anak-anak Indonesia yang hebat. Di tangan kalianlah masa depan bangsa dan negara Indonesia,” ujar Menteri Mu’ti memberi semangat di hadapan ribuan peserta.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti memperkenalkan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat:
- Bangun pagi sebelum matahari terbit,
- Rajin beribadah dan bersyukur kepada Tuhan,
- Gemar berolahraga,
- Mengonsumsi makanan bergizi dan alami,
- Gemar belajar dan membaca buku,
- Berperilaku baik serta menghormati orang tua dan guru,
- Tidur tepat waktu agar tubuh segar keesokan hari.
“Jangan sampai kita kalah cepat dengan matahari. Biasakan bangun pagi, belajar sungguh-sungguh, dan bantu sesama. Anak Indonesia harus jadi generasi hebat yang membawa bangsa ini lebih maju,” tambahnya.
Menteri Mu’ti juga menekankan makna simbolik wilayah timur Indonesia.
“Matahari selalu terbit dari timur. Karena itu, anak-anak di timur Indonesia harus menjadi pembawa semangat kemajuan bagi bangsa,” tegasnya disambut sorak semangat para siswa.
Sementara itu, Bupati Muhammad Thaher Hanubun menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perhatian Kemendikdasmen terhadap pendidikan di wilayah kepulauan.
“Bapak Menteri datang langsung memberi inspirasi dan semangat baru bagi para guru dan siswa. Kami sangat berbangga dan berterima kasih,” ujarnya.
Sinergi Mendikdasmen dan Daerah untuk Pendidikan Berkarakter

Kegiatan SAIH di Pantai Ngursarnadan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Mendikdasmen di Maluku Tenggara dan Kota Tual. Melalui kegiatan ini, Kemendikdasmen ingin memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter.
“Pendidikan tidak hanya di ruang kelas. Ia bisa tumbuh di mana saja—di pantai, di alam terbuka, di tengah kebersamaan. Yang penting adalah semangatnya: membentuk anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat,” ujar Abdul Mu’ti.
Bupati Thaher menambahkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
“Insyaallah pendidikan di Maluku Tenggara dan Kota Tual akan terus meningkat. Kami berkomitmen memperkuat mutu pendidikan agar anak-anak di sini memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” tuturnya.
Kegembiraan juga tampak dari Juan Tuhumury, murid kelas X SMA Kristen Kota Tual.
“Sangat bahagia bisa ikut SAIH bersama penciptanya dan Bapak Menteri. Kami ingin terus tumbuh jadi anak sehat dan gemar belajar agar menjadi generasi sukses,” katanya penuh semangat.
Melalui program seperti Senam Anak Indonesia Hebat, Kemendikdasmen memastikan bahwa setiap anak Indonesia—dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Kei—memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh menjadi generasi unggul, sehat, dan berdaya saing global.





0 Tanggapan
Empty Comments